Rabu, 10 Agustus 2022 | 00:15 WIB

Virus Corona Merajalela, Guru di China Mengajar Online Melalui Alibaba

BACA JUGA

ads-custom-1

Fintechnesia.com | Covid-19, nama baru virus corona asal Wuhan masih merajalela. Chinapun mengisolasi warga dan banyak kota. Banyak aktivitas terganggu, termasuk pendidikan. Maka, 600.000 guru di China menggunakan layanan livestreaming DingTalk untuk mengajar secara online.

Pada tanggal 10 Februari kemarin, sekolah-sekolah di lebih dari 300 provinsi di 30 kota di China telah tergabung dalam program kelas online yang diprakarsai Alibaba DingTalk, yang telah diikuti oleh 50 juta siswa. Untuk mendukung program kelas online ini, DingTalk dan Alibaba Cloud membentuk tim khusus untuk memastikan stabilitas sistem selama pelajaran kelas online ini berlangsung.

Selain itu, DingTalk juga meluncurkan “Kantor Online” yang merupakan platform lengkap sistem kerja untuk bekerja di luar kantor. Sistem ini dibuat untuk 10 juta perusahaan dan organisasi secara gratis. Sistem tersebut memungkinkan pekerja melakukan konferensi video, panggilan konferensi live streaming yang dapat diikuti sampai dengan 300 peserta atau jika perusahaan membutuhkan rapat grup dalam skala besar, edit dokumen dan meminta persetujuan secara online.

Semua dilakukan tanpa perlu datang ke kantor atau berada di satu tempat yang sama dengan pekerja lain, jadi pekerja dapat bekerja di rumahnya masing- masing. Sejauh ini, lebih dari 6 juta perusahaan telah menggunakan teknologi Dingtalk untuk bekerja di luar kantor. DingTalk juga bekerja bersama Youku untuk meluncurkan program kelas online. Saat ini, pelajar sekolah di lebih dari 30 provinsi, telah tergabung dalam program ini.

Sampai sekarang, Alibaba melalui teknologinya telah menerapkan langkah-langkah berikut umembantu memerangi wabah virus corona. Seperti Alibaba DAMO Academy, riset global mengenai AI yang diprakarsai oleh Alibaba Group bekerja sama dengan Pusat Pengendalian dan Pengembangan Penyakit Zhejiang untuk mengembangkan sistem yang dapat mendiagnosa dan menganalisa seluruh virus. Dengan menggunakan algoritma AI yang dikembangkan oleh DAMO Academy, analisis genetik dari kasus pneumonia neo-koroner dapat dipersingkat dari beberapa jam menjadi hanya 30 menit.

Alibaba Cloud membuat platform komputasi cloud berbasis AI tersedia secara gratis untuk mendukung lembaga- lembaga melakukan penelitian global, yang bertujuan untuk mempercepat sekuensing gen pada virus, penyaringan protein dan penelitian ilmiah lainnya yang dibutuhkan untuk mengatasi atau membantu pencegahan virus Alibaba Cloud membantu departemen pemerintah di 20 provinsi dan negara untuk mengembangkan pengelolaan sistem online teknologi informasai mereka agar dapat memantau dan menyampaikan kabar terbaru mengenai perkembangan dari epidemi. Fungsi sistem meliputi laporan dan memberikan petunjuk pada kasus epidemi, dinamika situasi epidemi saat ini, konsultasi online menggunakan chatbot untuk dapat mengatasi epidemi dan melakukan pencegahan. (sya)

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER