Senin, 15 Agustus 2022 | 04:36 WIB

Duh, Duit Jiwasraya yang Nyangkut di Bentjok dan Heru Hidayat Sentuh Rp 13 Triliun

BACA JUGA

ads-custom-1

Fintechnesia.com | Sejumlah BUMN bidang asuransi seperti PT Asuransi Jiwasraya, PT Asabri, PT Asuransi Kredit Indonesia, PT Jasa Raharja, PT Asuransi Jasa Indonesia, PT Reasuransi Indonesia Utama, PT Taspen, hingga PT Pengembangan Armada Niaga Nasional mendatangi gedung DPR pada Rabu (19/2). BUMN-BUMN tersebut mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR

Dari semua itu, Jiwasraya menjadi bintang. Direktur Utama Asuransi Jiwasraya, Hexana Tri Sasongko, menyampaikan kepemilikan pada saham perusahaan Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat mencapai Rp 13 triliun.

Hexana menjelaskan saat menjawab pertanyaan dari Anggota Komisi VI DPR RI Mukhtarudin saat rapat Komisi VI dengan sejumlah BUMN. “Yang terafiliasi ada sekitar Rp 13 triliun,” kata Hexana.

Setelah mendengar jawaban Hexana tersebut, Mukhtarudin mengatakan jumlah tersebut sangat besar. Ia meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit pada Jiwasraya. “Banyak ini, ada ga asetnya mereka Rp 13 triliun ini musibah yang akhirnya negara harus turun tangan, ini miris. Kalau bisa Asabri dan Taspen juga audit investigasi,” kata Mukhatudin.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkapkan meski masih harus dihitung BPK, potensi kerugian negara dari kasus dugaan korupsi Jiwasraya bisa mencapai Rp 17 triliun. Nilai tersebut berasal dari penyidikan atas berkas selama 10 tahun, dari 2008 hingga 2018.Dari 2008 sampai 2018, sehingga kerugiannya cukup besar.

” Perkiraan kemungkinan sekitar angka Rp 17 triliun, tapi real di hitungan BPK-lah. Akan berkembang terus nanti,” kata Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Febrie Adriansyah, di Jakarta, Jumat (14/2). (hlm)

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER