Jumat, 9 Desember 2022

Hujan Terus Malam Hingga Dini Hari di Jabodetabek, Ini Penjelasan BPPT

BACA JUGA

- Advertisement -

Fintechnesia.com |  Tim Teknologi Modifikasi Cuaca Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (TMC BPPT) serta prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) terus melakukan pengamatan pertumbuhan dan pergerakan awan menuju Jabodetabek. Setelah terjadi peningkatan curah hujan akibat pola konvektif di Barat-Barat Laut Jawa Barat. Ditambah adveksi massa udara dari Barat Laut (Selat Karimata).

Pola konvektif adalah pertumbuhan awan akibat pengangkatan massa udara (basah) secara vertikal.  Sedangkan, adveksi yaitu gerakan massa udara secara horizontal yang mengakibatkan penumpukan di wilayah tertentu.

Baca Juga: Tim Modifikasi Cuaca Tak Bisa Menangkal Hujan Malam Hari, Ini Penjelasan BPPT

Kondisi tersebut terjadi setelah siang hingga malam hari di Barat – Barat Laut Jabodetabek, ditambah adveksi massa udara dari Selat Karimata.  “Hal itu mengakibatkan awan hujan jatuh pada malam hingga dinihari di wilayah Jabodetabek,” papar Tri Handoko Seto, Kepala Balai Besar TMC (BBTMC- BPPT), Jumat (21/2).

Kondisi tersebut menyebabkan 2 hari-3 hari terakhir terjadi hujan cukup lebat dari malam hingga dinihari. Yang mengakibatkan beberapa genangan dan banjir di Jabodetabek, serta sempat menaikkan tinggi muka air di pintu air Katulampa, Bogor.

Tim TMC tetap melakukan upaya pelaksanaan operasi modifikasi cuaca untuk mengurangi ancaman banjir di Jabodetabek. Caranya, melakukan penyemaian pada pagi hingga sore hari.  Area penyemaian hingga ke pesisir Selatan Bandar Lampung, perairan Selatan Ujung Kulon hingga Pelabuhan Ratu serta pantai Timur provinsi Lampung, sebanyak 3-4 sorti sehari. Tentu dengan tetap berpegang pada keselamatan penerbangan. (Hlm)

- Advertisement -
sidebar
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER