Senin, 8 Agustus 2022 | 00:02 WIB

CIMB Niaga Syariah Cetak Laba Rp 1,1 Triliun, Melesat 63,7%

BACA JUGA

ads-custom-1

Fintechnesia.com | Unit Usaha Syariah (UUS) Bank CIMB Niaga membukukan laba sebesar Rp1,1 triliun pada periode yang berakhir 31 Desember 2019. Naik 63,7% secara year on year (yoy). Peningkatan laba dikontribusi oleh pertumbuhan pembiayaan dan pendapatan dari bagi hasil.

Direktur Syariah Banking CIMB Niaga, Pandji P. Djajanegara mengatakan, selain laba, pada tahun 2019 aset CIMB Niaga Syariah juga meningkat menjadi Rp42,5 triliun (+23,6% yoy). Kenaikan aset ditopang oleh pertumbuhan pembiayaan dan dana pihak ketiga (DPK). “Upaya kami memperkuat bisnis Syariah terus membuahkan hasil positif. Tercermin dari naiknya laba dan aset dari tahun ke tahun,” kata Pandji, Jumat (28/2).

Pandji menjelaskan, per 31 Desember 2019 CIMB Niaga Syariah telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 33,1 triliun, tumbuh 24,9% dari periode yang sama tahun 2018 sebesar Rp26,5 triliun. Komposisi pembiayaan terbesar disumbang oleh segmen Business Banking sebesar Rp19,4 triliun yang mencakup Corporate Banking, Financial Institution Group/FIG, Commercial Banking, dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Adapun pembiayaan dari segmen Consumer Banking mencapai Rp13,7 triliun.

Pembiayaan sindikasi dan Kepemilikan Rumah (KPR iB) masing-masing masih menjadi kontributor utama untuk segmen Business Banking dan Consumer Banking pada 2019. Penyaluran KPR iB mencapai Rp12,4 triliun, tumbuh 42,8% yoy. “Kami akan terus menawarkan program-program pembiayaan yang menarik sesuai kebutuhan nasabah,” ujar Pandji.

Pada sisi pendanaan, sepanjang 2019 CIMB Niaga Syariah dapat menghimpun DPK sebesar Rp32,6 triliun, tumbuh 37,5% dari posisi yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp23,7 triliun. Sebagai UUS dengan fasilitas perbankan digital terlengkap, CIMB Niaga Syariah terus memaksimalkan layanan digital untuk meningkatkan customer experience dan menambah jumlah nasabah. (yof)

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER