Sabtu, 3 Desember 2022

Proses Merger Sah, Ini Strategi Mandiri AXA General Insurance

BACA JUGA

- Advertisement -

FinTechnesia.com | Proses merger PT Mandiri AXA General Insurance (MAGI) dengan PT Asuransi AXA Indonesia (AXA General Insurance – AGI) rampung 1 Desember 2019 lalu. Mereka menjadi satu organisasi yaitu Mandiri AXA General Insurance.

Pasca rampungnya merger MAGI secara resmi mengembalikan izin usaha AGI kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pengembalian izin usaha ini telah diterima dan disetujui oleh OJK. Pengembalian izin usaha AGI ini langkah administratif terakhir dari proses merger. “Kami senantiasa memperkuat sinergi dan kemampuan MAGI memberikan layanan
terbaik dan menjangkau lebih banyak nasabah dan masyarakat Indonesia,” jelas Benny Waworuntu, Direktur Kepatuhan MAGI, dalam rilis, Senin (2/3).

Terhitung 1 Desember 2019, MAGI menjadi perusahaan yang bertanggung jawab terhadap pembayaran klaim, manfaat perlindungan serta kewajiban dari seluruh polis asuransi AGI. “Kami selalu memberikan prioritas tertinggi terhadap hak yang dimiliki oleh setiap nasabah dan stakeholder kami. MAGI dan AGI telah menginformasikan kepada nasabah, mitra bisnis, dan pihak ketiga lain
terkait proses merger, sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan prinsip perusahaan yang selalu mengedepankan kepentingan mereka,” terang Benny.

Melalui kemitraan strategis dengan Bank Mandiri, 10 kantor pemasaran di 8 kota, 348 bengkel rekanan di 93 kota, serta didukung oleh lebih dari 850 agen pemasaran berdedikasi, perusahaan ini memperkuat kualitas layanan

Mencermati peta persaingan asuransi umum, MAGI memfokuskan strategi bisnis di area yang masih
berpeluang luas. Seperti commercial lines, financial, marine cargo, asuransi kesehatan dan perlindungan gaya hidup. “MAGI senantiasa melayani seluruh nasabah dan masyarakat Indonesia sebagai mitra terpercaya guna mencapai kehidupan yang lebih baik,” cetus Benny. (eko)

- Advertisement -
sidebar
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER