Sabtu, 3 Desember 2022

Antisipasi Lonjakan Trafik Akibat Corona, Telkomsel Gelar Optimalisasi Jaringan

BACA JUGA

- Advertisement -

FinTechnesia.com | Telkomsel terus memantau perkembangan situasi terkait pandemi virus corona atau COVID-19. Sejak berlakunya imbauan belajar dari rumah dan work from home, Telkomsel mencatat lonjakan trafik komunikasi (payload) layanan berbasis data dan digital hingga 5,7% dibandingkan periode sebelum imbauan tersebut.

Area Jabotabek-Jabar mencatat kenaikan payload terbesar, yakni 7%. Sedangkan layanan voice dan SMA cenderung stabil.

Telkomsel mencatat kenaikan trafik komunikasi layanan berbasis data dan digital. Kontribusi berasal dari tumbuhnya payload layanan sistem belajar berbasis daring (e-learning) yang mencapai 236%, komunikasi pesan instan sebesar 19%, games online sebesar 13% dan layanan digital berbasis cloud storage yang umumnya digunakan sebagai penunjangsistem layanan aplikasi bekerja secara daring, naik hingga 10,4%. Sedangkan trafik payload lainnya yang meningkat antara lain pemanfaatan layanan content provider (8,2%), digital advertising (7,5%), video streaming (7.3%), dan browsing (5,2%).

Vice President Network Operation & Quality Management Area Jabotabek Jabar, Awal Rachman Chalik mengatakan, Telkomsel berperan aktif memastikan kualitas jaringan dan layanan terdepan. Terutama yang mendukung akses layanan broadband dan digital bagi masyarakat. “Seiring anjuran dan kebijakan bekerja dan belajar dari rumah,” ujarnya Ahad, (22/3).

Di wilayah operasional Jabotabek Jabar, Telkomsel Telkomsel melakukan optimalisasi jaringan lebih di 5.250 site. Dengan beragam aktvitas peningkatan kapasitas jaringan seperti upgrade bandwidth 4G LTE dan pembangunan BTS baru.

Menghadapi corona Telkomsel menggelar optimalisasi jaringan.

Dari seluruh upaya peningkatan kapasitas jaringan mencapai 9.200 aktivitas  di seluruh  Jabotabek, Banten, dan Jabar tersebut lebih dari 35% untuk kawasan residential atau pemukiman. Penambahan site baru dan peningkatan besar bandwidth tertinggi di paling tinggi dilakukan di Jawa Barat, lantaran  wilayahnya yang luas dengan sebaran areal pemukiman yang cukup banyak. Sedangkan  wilayah DKI Jakarta fokus peningkatan bandwidth sebanyak 2.838 titik yang tersebar di Kawasan central Jabotabek. (sof)

- Advertisement -
sidebar
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER