Sabtu, 10 Desember 2022

Pegadaian Menutup Sementara 394 Outlet di Jakarta

BACA JUGA

- Advertisement -

FinTechnesia.com | PT Pegadaian (Persero) menutup sementara operasional 394 unit layanan di DKI Jakarta terkait kondisi pandemi global COVID-19. Di ibukota, BUMN ini memiliki 748 outlet.

Kantor operasional yang ditutup adalah Unit Pelayanan Cabang atau lebih dikenal masyarakat sebagai unit kecil layanan. Sedangkan Kantor cabang tetap buka, sehingga nasabah tetap bisa bertransaksi di outlet. Pegadaian menyadari ,masyarakat masih memerlukan keberadaan PT Pegadaian dalam hal penyediaan dana yang cepat dan mudah. “Saat ini kami membatasi pelayanan kepada masyarakat di DKI. Tindakan tersebut kami lakukan untuk langkah pencegahan penyebaran virus corona, khususnya di wilayah DKI yang semakin masif ” ujar Sekretaris Perusahaan Pegadaian, R. Swasono Amoeng Widodo, Jumat (20/03).

Selain 394 unit layanan yang ditutup sementara, sebanyak 354 kantor cabang/unit di Jakarta akan tetap melakukan layanan. Tapi jam operasional terbatas, dari pukul 09.00 – 14.00 WIB.

Di luar DKI Jakarta, sebanyak 3.367 kantor cabang/unit Pegadaian sementara ini tetap dibuka dengan penyesuaian jam operasi dengan pilihan full, bisa layanan terbatas disesuaikan dengan kondisi yang akan ditetapkan oleh Pimpinan wilayah sesuai kondisi perkembangan Covid-19 diwilayahnya.

Sebagai alternatif penutupan unit layanan Pegadaian meminta nasabah untuk mulai menggunakan fasilitas layanan berbasis Digital, yaitu Pegadaian Digital Services (PDS). Melalui layanan PDS tersebut, diharapkan nasabah tetap dapat melakukan berbagai transaksi dengan mudah, simpel, efisien, dan fleksibel, karena dapat diakses dimana saja tanpa harus datang ke outlet. Berbagai layanan digital tersebut memiliki fitur antara lain membuka tabungan emas, gadai tabungan emas, perpanjangan gadai, pelunasan gadai, membayar angsuran, MPO (multipayment online) serta melakukan top up tabungan emas. (yof)

- Advertisement -
sidebar
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER