Rabu, 10 Agustus 2022 | 00:39 WIB

CIMB Niaga Menebar Dividen Rp 1,39 Triliun dan Angkat Direksi Baru

BACA JUGA

ads-custom-1

FInTechnesia.com | Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank CIMB Niaga, Kamis (9/4) menyetujui laporan tahunan dan mengesahkan laporan keuangan konsolidasi tahun buku 2019. Para pemegang saham juga menyetujui penggunaan laba bersih sebagai dividen tunai maksimal 40%. Atau sebesar Rp 1,39 triliun dari laba bersih CIMB Niaga tahun buku 2019 yaitu Rp 3,48 triliun.

Dividen tunai tersebut akan dibayarkan selambatnya 30 hari setelah keputusan RUPST.Ssisa laba bersih tahun buku 2019 setelah dikurangi pembagian dividen tunai, dibukukan sebagai laba ditahan untuk membiayai kegiatan usaha.

Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M. Siahaan mengatakan, CIMB Niaga melewati tahun 2019 dengan kinerja positif, sehingga dapat terus memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham. “Strategi kami untuk fokus pada bisnis Consumer dan UKM, meningkatkan CASA, berinovasi pada layanan digital. Juga memperkuat proposisi bisnis Syariah terus menunjukkan hasil yang menggembirakan. Sehingga mampu mempertahankan posisi sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia dengan aset Rp 274,5 triliun,” kata Tigor, Kamis (9/4).

RUPST juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi CIMB Niaga. Para pemegang saham menerima dengan baik pengunduran diri Tengku Dato’ Sri Zafrul Tengku Abdul Aziz dari Presiden Komisaris efektif sejak 9 Maret 2019 serta Glenn M. S. Yusuf dan Rahardja Alimhamzah dari jabatannya masing-masing selaku Wakil Presiden Komisaris dan Direktur efektif sejak 1 September 2019 dan 9 April 2020.

RUPST menyetujui pengangkatan Didi Syafruddin Yahya sebagai Presiden Komisaris, Glenn M. S. Yusuf sebagai Wakil Presiden Komisaris (Independen), dan Tjioe Mei Tjuen sebagai Direktur. Adapun masa jabatan efektif ketiganya terhitung sejak tanggal yang ditentukan dalam RUPST dan setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan/atau terpenuhinya persyaratan yang ditetapkan dalam surat persetujuan OJK tersebut.

Para pemegang saham juga sepakat untuk mengangkat kembali Jeffrey Kairupan sebagai Komisaris Independen, Vera Handajani, Lani Darmawan, dan Pandji P. Djajanegara, masing-masing sebagai Direktur, serta Fransiska Oei sebagai Direktur merangkap Direktur Kepatuhan. Terkait masa jabatan, semuanya efektif sejak penutupan RUPST tersebut.

Selanjutnya, susunan Pengurus CIMB Niaga menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris

  • Presiden Komisaris           : Didi Syafruddin Yahya
  • Wakil Presiden Komisaris : Glenn M. S. Yusuf
  • Komisaris                        : David Richard Thomas
  • Komisaris Independen      : Jeffrey Kairupan
  • Komisaris Independen      : Sri Widowati

Direksi

  • Presiden Direktur              : Tigor M. Siahaan
  • Direktur                             : Lee Kai Kwong
  • Direktur                             : John Simon
  • Direktur                             : Vera Handajani
  • Direktur                             : Lani Darmawan
  • Direktur                             : Pandji P. Djajanegara
  • Direktur Kepatuhan            : Fransiska Oei
  • Direktur                             : Tjioe Mei Tjuen
    (eko)
ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER