PSN Tetap Akan Membangun Satelit Baru di Indonesia

FinTechnesia.com | Satelit Nusantara Dua Indonesia gagal mencapai orbit. Kendati begitu, PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) bersama shareholders, PT Pintar Nusa Sejahtera (Pintar), berkomitmen terus membangun kapasitas satelit di Indonesia.

Direktur Utama PSN, Adi Rahman Adiwoso mengatakan, PSN Group tetap berkomitmen membangun satelit baru untuk mengisi slot orbit 113º Bujur Timur (BT). Satelit itu dapat mengisi kebutuhan komunikasi digital dan broadcasting masyarakat Indonesia. “Perusahaan sudah menganalisis dan memiliki sejumlah rancangan satelit yang sangat efektif dan cost efficient dengan menggunakan teknologi terkini,” kata Adi, Jumat (10/4).

Adi yakin pembangunan satelit dapat berkontribusi untuk kemajuan digital yang merata di Tanah Air. “Kami mengharapkan Indosat sebagai mitra kami di proyek satelit Nusantara Dua dapat ikut serta dalam komitmen ini,” tutup Adi.

Sebelumnya, roket Long March 3B yang membawa satelit Nusantara Dua atau Palapa-N1 terbakar sebelum mencapai orbit pada Jumat (10/4). Nusantara Dua merupakan satelit yang dikembangkan oleh Indosat Ooredoo, PSN dan Pintar. Satelit ini dibuat oleh perusahaan asal China, yakni China Great Wall Industry Corporation. Satelit tersebut berbobot 5.500 kg dan diluncurkan oleh Roket Long March 3B yang memiliki berat hingga 425.800 kg.

Satelit ini memiliki cakupan hingga seluruh wilayah Indonesia, Asia Pasifik dan Australia, kmemiliki kapasitas 20x36MHz transponder C-band FSS dan 9,5Gbps HTS. Satelit Nusantara Dua mampu beroperasi hingga 15 tahun