Rabu, 10 Agustus 2022 | 00:20 WIB

Pendapatan Naik, Rugi Indosat Ooredoo Malah Bertambah, Ini Sebabnya

BACA JUGA

ads-custom-1

FinTechnesia.com | Indosat Ooredoo melaporkan kinerja triwulan pertama tahun 2020. Total pendapatan tumbuh 7,9% dibandingkan tahun lalu menjadi Rp 6,5 triliun, Pendapatan seluler tumbuh sebesar 10,6% dibandingkan tahun lalu menjadi Rp5,4 triliun. Dan EBITDA mencapai Rp 2,4 triliun atau meningkat 10,4% dibandingkan tahun lalu.

Jumlah pelanggan seluler tercatat 56,2 juta pada akhir Maret 2020. Rata-rata pendapatan per pelanggan (ARPU) meningkat menjadi Rp 29.600, dari sebelumnya Rp 26.500 periode yang sama tahun lalu. Terutama akibat peningkatan traffic data sebesar 63%.

Presiden Direktur dab CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama mengatakan, emiten berkode saham ISAT . berada di posisi yang sesuai rencana turnaround 3 tahun. “Kita sedang menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Indosat Ooredoo telah mengambil langkah proaktif dan progresif untuk mendukung karyawan, pelanggan, dan komunitas kami di situasi menantang ini. Kami salah satu perusahaan pertama yang menerapkan cara kerja virtual untuk karyawan guna memastikan kesehatan dan keselamatan mereka. Kami juga mempercepat rencana penggelaran jaringan kami untuk memastikan semua orang dapat tetap terhubung,” terang Al Neama, Rabu (29/4).

Layanan seluler, MIDI, dan Telekomunikasi Tetap Indosat Ooredoo masing-masing memberikan kontribusi 82%, 15%, dan 3% terhadap pendapatan usaha konsolidasian Indosat Ooredoo membukukan rugi bersih sebesar Rp 605,6 miliar atau naik Rp 313,1 milliar dibandingkan rugi bersih di kuartal I 2019. Terutama disebabkan oleh dampak penyesuaian organisasi dan rugi selisih kurs. Indosat Ooredoo memang baru saja mengeksekusi pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan dengan alokasi dana Rp 663 miliar untuk paket kompensasi 677 karyawan. 

Baca Juga: Kompensasi PHK, Indosat Ooredoo Siapkan Rp 663 Miliar, Masih Ada 52 Karyawan Memilih Proses Mediasi

Indosat Ooredoo mengakhiri triwulan I tahun 2020 dengan total basis pelanggan seluler sebesar 56,2 juta. Naik sebesar 5,4% dibandingkan triwulan I tahun 2019. Ini hasil penawaran produk yang baik serta kualitas jaringan yang baik. Perusahaan mengoperasikan total 133.186 BTS pada 31 Maret 2020. Meningkat sebesar 51.680 BTS dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sampai dengan saat ini, Indosat Ooredoo mengoperasikan sebanyak total 52.174 BTS 4G. (eko)

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER