Selasa, 9 Agustus 2022 | 12:04 WIB

Tren Baru Ramadan Saat Wabah Virus Corona

BACA JUGA

ads-custom-1

FinTechnesia | Ramadan di tengah pandemi korona baru terjadi tahun ini. Perusahaan media intelligence Isentia mengulik perbincangan media sosial terkait perilaku masyarakat saat ini. Insentia mencatat, langkah pemerintah menetapkan larangan mudik pada 24 April hingga Selasa (5/5) dibicarakan netizen Indonesia sebanyak 14,085 kali di media sosial.

Di sisi lain, video call bersama keluarga dan kerabat menjadi solusi yang diambil masyarakat untuk mengobat rasa rindu karena tidak bisa mudik. “Menanggapi perubahan tren ini, kami menemukan beberapa perusahaan telekomunikasi merilis paket kuota murah agar tetap dapat menjalin silaturahmi secara online,” jelas Insights Manager Isentia Indonesia, Rendy Ezra, Selasa (5/5)

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan imbauan di rumah saja juga ramai dalam dibicarakan netizen. Hingga muncul dalam 77.074 postingan medsos dalam sepekan terakhir. Sebagai dampak pemberlakuan langkah ini, sejumlah tempat umum ditutup. Beberapa restoran menetapkan kebijakan makan di tempat, hanya delivery maupun take away.

Perubahan kebiasan akibat wabah corona memunculkan tren baru, yaitu berbuka puasa dengan memesan makanan melalui aplikasi untuk diantarkan ke rumah. Beberapa aplikasi pesan antar makanan juga memfasilitasi masyarakat dengan diskon besar.

Tak ketinggalan, perubahan tanggal cuti bersamaIdul Fitri menjadi perhatian masyarakat. Semula cuti bersama tanggal 22 Mei dan 26 hingga 29 Mei. Diganti menjadi28 desember hingga 31 Desember. Perubahan ini membuat masyarakat yang telah membeli tiket untuk bepergian mendadak mengganti atau reskedul tanggal keberangkatan dan kembali.

Isentia merupakan perusahaan analisa dan monitoring media berbasis Australia. Berdiri tahun 1982 di Melbourne oleh Neville Jeffress. Awalnya. Isentia hanya menyajikan pemantauan terhadap media tradisional. Seiring perkembangan, pemantauan media sosial dilakukan oleh Isentia dan diterapkan di Indonesia sejak 2011. (eko)

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER