Selasa, 9 Agustus 2022 | 11:40 WIB

Wah, 40% Data Pribadi Pengguna Online di Asia Pasifik Bocor

BACA JUGA

ads-custom-1

FinTechnesia.com | Data di era digital menjadi sumber daya baru. Maka, banyak pihak melakukan beragam caea demi mendapatkan data.

Hasil survei perusahaan keamanan siber global Kaspersky, mengungkapkan, 40% konsumen dari Asia Pasifik menghadapi insiden kebocoran informasi pribadi yang diakses oleh orang lain tanpa persetujuan. Dan lebih 50% pengguna online Asia Pasifik menyatakan keprihatinan sama terkait menjaga kehidupan virtual dan fisik mereka.

Kaspersky Global Privacy Report 2020 adalah studi mengenai sikap konsumen terhadap privasi online. Survei ini lembaga penelitian independen Toluna antara Januari dan Februari 2020. Sebanyak 15.002 konsumen disurvei di 23 negara. Sebanyak 3.012 dari Asia Pasifik.

Beberapa pelanggaran melibatkan insiden berupa akun diakses tanpa izin (40%), pengambil-alihan perangkat secara ilegal (39%), pencurian dan penggunaan data rahasia (31%), data pribadi diakses oleh seseorang tanpa persetujuan dan penyebaran informasi pribadi secara publik (20%). Ironisnya, penelitian yang sama menemukan, seperlima pengguna sukarela membagikan privasi mereka untuk mendapatkan produk atau layanan secara gratis.

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER