Jumat, 9 Desember 2022

Dorong Pemulihan Ekonomi, KUR Bank Mandiri Menyasar Sektor Produksi

BACA JUGA

- Advertisement -

FinTechnesia.com | Bank Mandiri memfokuskan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) pada sektor produksi guna membantu memulihkan ekonomi nasional dari dampak pandemi covid-19. Hasilnya, penyaluran kredit bersubsidi itu mencapai Rp 7,03 triliun kepada 84.500 debitur pada periode Januari-Juni 2020. Atau 39,7% dari target sepanjang tahun.

Dari nilai penyaluran tersebut, 61,23% atau Rp 4,31 triliun ke sektor produksi Meliputi sub-sektor pertanian, perikanan, industri pengolahan, pertambangan, jasa produksi dan pariwisata

Menurut Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri, Rully Setiawan, penyaluran KUR ke sektor produksi terus ditingkatkan, mengingat sektor ini menjadi tumpuan hidup sebagian besar masyarakat Indonesia. Sekaligus menjadi roda penggerak perekonomian nasional

“Meski dibayangi pandemi covid-19, kami tetap berupaya menyalurkan KUR dengan cepat dan tepat sasaran. Apalagi beberapa wilayah mulai menerapkan pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam fase adaptasi menuju new normal,” kata Rully, Jumat (24/7).

Dia memperkirakan, pelonggaran mulai meningkatkan aktivitas para pelaku usaha mikro, kecil dan menegah (UMKM) serta usaha produktif lain. Sehingga mereka membutuhkan fasilitas permodalan untuk mengembangkan usaha.

Salah satu strategi adalah memperkenalkan aplikasi Mandiri Pintar atau PInjaman TAnpa Ribet. “Platform digital kredit mikro ini akan memberikan kemudahan kepada nasabah karena proses kredit cepat yaitu hanya 15 menit setelah tenaga pemasar menginput data debitur ke sistem Mandiri PINTAR,” katanya.

Inisiatif lain,memperluas skema-skema produk pembiayaan di sektor produksi untuk komoditas tertentu di sektor pertanian. Menyesuaikan kebutuhan masa tanam di mana pokok dan bunga dibayarkan pada saat panen.

- Advertisement -
sidebar
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER