Jumat, 1 Juli 2022 | 20:42 WIB

Google Luncurkan Penyedia Data dan Analisis Industri Perjalanan

BACA JUGA

ads-custom-1

FinTechnesia.com | Google meluncurkan Travel Insights with Google. Ini adalah situs web yang menyediakan data dan analisis global untuk industri pariwisata dan perjalanan.

Situs ini untuk membantu pengguna memahami potensi permintaan konsumen perjalanan. Dan memanfaatkan alat-alat yang ada untuk menyusun rencana ke depan.

Situs web ini memiliki tiga alat penyedia data dan analisis:

Destination Insights – Alat ini memberikan gambaran jelas tentang asal utama permintaan suatu destinasi. Dan destinasi di dalam negara yang paling banyak menarik minat kunjungan. Informasi ini membantu industri memetakan kemungkinan pembukaan kembali rute tertentu. Serta membuat pilihan mengenai tempat paling strategis untuk berkomunikasi dengan calon pengunjung yang potensial.

Hotel Insights – Didesain untuk membantu hotel dari segala ukuran. Terutama hotel kecil dan independen, memahami asal permintaan kamar atau properti mereka. Serta mengetahui cara menargetkan upaya pemasaran mereka dalam merencanakan pemulihan bisnis.

Travel Analytics Center – Tersedia bagi partner komersial Google di sektor perjalanan. Memungkinkan organisasi mengombinasikan data akun Google mereka sendiri dengan data dan analisis permintaan Google yang lebih luas. Dengan begitu, mereka dapat memperoleh gambaran lebih jelas tentang cara mengelola operasi sekaligus menemukan peluang untuk menjangkau calon pengunjung.

Selama beberapa pekan terakhir, sejumlah organisasi pariwisata dan perjalanan global – UNWTO, Sekretariat ASEAN, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Administrasi Pariwisata Nasional Vietnam, Badan Pariwisata Singapura, Biro Pariwisata Taiwan, dan lain-lain – mendapatkan akses awal ke alat Destination Insights. Banyak partner inimenggunakan alat tersebut untuk mendapatkan informasi tentang permintaan perjalanan masuk dan keluar dari negara mereka.

“Dalam hal pemulihan pariwisata, saya percaya teknologi digital bisa menjadi bagian dari solusi. Alat ini sangat berguna karena membantu semua pemain industri perjalanan memahami tren permintaan real-time dan perkembangan situasi industri perjalanan di tengah pandemi,” jelas Wishnutama Kusbandio, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kamis (10/12).

Alat Destination Insights menunjukkan permintaan domestik di Indonesia mulai beranjak pulih ke level 2019 Dan minat telah meningkat dalam dua pekan terakhir.

Destinasi teratas adalah objek wisata pantai. Bali menjadi tujuan nomor dua dengan pertumbuhan 50% dalam dua bulan terakhir.

“Industri perjalanan global sangat terdampak oleh COVID-19. Namun, kami melihat ada sejumlah harapan dengan naiknya penerbangan domestik banyak negara serta upaya pemerintah untuk mencari cara membuka perjalanan internasional secara aman,” jelas Randy Jusuf, Managing Director, Google Indonesia.

Selain menyajikan alat penyedia data dan analisis, situs web ini akan menjadi destinasi terpusat untuk resource Google lain. Terrmasuk kursus-kursus pelatihan keterampilan dari Grow with Google dan Program Akselerasi pariwisata bersama Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO). (sya).

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER