Terra Drone Indonesia Lakukan Survei Topografi Pembangunan PLTA

FinTechnesia.com | Terra Drone Indonesia berhasil melakukan pemetaan topografi menggunakan drone LiDAR (Light Detection and Ranging) untuk kebutuhan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Lutueng. PLTA terletak di Desa Lutueng, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Pekerjaan tersebut diselesaikan di wilayah seluas ± 220 hektare dengan kondisi daerah yang berbukit cukup terjal, dengan sebagian besar masih berupa hutan dan semak belukar.

Terra Drone Indonesia melakukan surveI tersebut melalui kerjasama dengan PT Brantas Energi yang ditunjuk pemerintah melalui PT Perusahaanb Listrik Negara (PLN). PT Brantas Energi merupakan perusahaan renewable energy, khususnya hydro power.

Pemetaan topografi menggunakan drone lidar ini bertujuan untuk mendapatkan peta lengkap yang menggambarkan kontur & situasi lapangan terkini. Peta tersebut akan digunakan sebagai dasar kajian, desain dan perencanaan pembangunan PLTA Lutueng. “Dengan teknologi Lidar milik Terra Drone, pemodelan kontur secara detail dan akurat dapat dilakukan dengan biaya yang lebih murah hingga dua sampai tiga kali dari teknologi serupa lain,” terang Michael Wishnu Wardana, CEO Terra Drone Indonesia, Kamis (4/2).

Pekerjaan survei topografi untuk pembangunan PLTA Lutueng ini memerlukan persiapan yang matang baik personil, peralatan maupun metode pelaksanaan pekerjaan agar pekerjaan dapat diselesaikan dengan cepat. Para pilot Terra Drone Indonesia telah berpengalama melakukan pemetaan topografi di area yang sulit diakses.

Sehingga paham akan metode pengoperasian drone yang baik dan aman. Hasil akhir yang didapat berupa kontur dengan tingkat akurasi dan ketelitian tinggi dan cukup untuk keperluan perencanaan/desain pembangunan PLTA Lutueng. (eko)