Prixa Menggaet Pendanaan US$ 3 Juta dari MDI Ventures

FinTechnesia.com | Prixa, sebuah perusahaan teknologi kesehatan terkemuka, baru-baru ini mendapatkan pendanaan tambahan sebesar US$ 3 juta. Dipimpin MDI Ventures dan Trans-Pacific Technology Fund (TPTF) dengan partisipasi dari investor yang telah ada. Termasuk Siloam Hospitals Group.

Pendanaan ini untuk memperluas jangkauan platform dan basis pengguna Prixa. Lalu mendukung basis pelanggan B2B Prixa, serta meningkatkan aksesibilitas ke perawatan kesehatan dan transformasi digital layanan kesehatan Indonesia.

Prixa berdiri tahun 2019 dan dipimpin oleh James Roring. Perusahaan ini pertama kali diluncurkan dengan platform manajemen kesehatan berbasis artificial intelligence (AI). Memberikan layanan telemedis dan layanan perawatan primer dasar lain untuk pembayar perawatan kesehatan dengan misi memanusiakan perawatan kesehatan melalui pemanfaatan data dan teknologi.

Dalam kondisi pandemi di Indonesia, Prixa mengalami pertumbuhan eksponensial layanan. Termasuk konsultasi medis secara online atau telemedis. Platform Prixa memungkinkan pengguna terhubung langsung dengan layanan perawatan primer, yang mencakup konsultasi telemedis, pengiriman obat, dan tes laboratorium on-demand.

Prixa berfokus pada pelayanan pembayar perawatan kesehatan. Mencakup perusahaan asuransi, korporasi, dan entitas pemerintah. Ssaat ini melayani sekitar 10 juta pengguna.

Dengan tujuan mengurangi biaya klaim dan biaya perawatan kesehatan, Prixa berusaha memberikan perawatan kesehatan secara paradigmatis melalui pendekatan perawatan terkelola (managed care). Model bisnis ini juga selaras dengan dukungan Prixa terhadap program pemerintah untuk transformasi digital di sektor perawatan kesehatan. Juga untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di seluruh lapisan masyarakat.

Aditia Henri Narendra, GM Legal and Corporate Communication MDI Ventures, MDI menjadi co-led pada pendanaan di Prixa, karena perusahaan ini menunjukkan kemampuannya untuk mendukung perusahaan asuransi dan rumah sakit dalam membuat layanan dokter lebih mudah diakses dan terjangkau melalui platform telemedisnya yang ditenagai AI. 

“Prixa memiliki rekam jejak yang terbukti meningkatkan kepuasan pasien dengan memberikan layanan telemedis yang cepat dan mudah digunakan. Juga biaya klaim asuransi dapat lebih efisien dengan penggunaan telemedis yang efektif pada perawatan primer. Dan memungkinkan rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas pelayananan pasien secara digital selama pandemi,” ujar Aditia, Kamis (3/6).

James  menambahkan, terdapat dikotomi dalam perawatan kesehatan. Ada inovasi yang konstan dalam perawatan pasien tingkat lanjut. Namun akses ke pelayanan perawatan kesehatan dasar terus tertinggal. 

Prixa dibangun untuk mempermudah akses layanan kesehatan melalui teknologi agar menurunkan biaya perawatan kesehatan. “Melalui awal yang baik ini pula, kami berkontribusi untuk industri perawatan kesehatan yang sepenuhnya inovatif untuk Indonesia,” kata James.

“Konsistensi MDI dalam berinvestasi di startup menunjukkan komitmen Telkom Group untuk memperkuat lanskap bisnis digital Indonesia,” timpal Budi Setyawan, Chief Strategy Officer PT Telkom Indonesia, Tbk. (yof)