Pembayaran Produk Tugu Insurance Syariah Kini Bisa Menggunakan LinkAja

FinTechnesia.com | Memasuki semester I-2021, Unit Usaha Syariah PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) mengawali kolaborasi strategis dengan LinkAja. Dalam menyediakan kemudahan pembayaran berbagai produk layanan asuransi syariah.

Kerja sama mencakup pembayaran LinkAja untuk pembelian produk asuransi syariah seperti Produk Asuransi (Ta’min) kendaraan bermotor roda dua, roda empat dan asuransi kebakaran pada website Tugu Insurance.

Sebelumnya di tahun 2020, Tugu Insurance bekerja sama dengan LinkAja sebagai salah satu metode pembayaran untuk pembelian produk-produkasuransi Tugu melalui aplikasi MyPertamina. Di antaranya produk asuransi ritel seperti t-fractur, t-ride, dan t-drive. 

Ery Widiatmoko, Direktur Pemasaran Asuransi Non-Migas Tugu Insurance mengatakan, melalui kolaborasi bersama LinkAja ini, diharapkan bee dampak baik dalam meningkatkan penetrasi asuransi di Indonesia. “Serta penggunaan payment gateway/cashless payment environment untuk penguatan di bidang ekonomi, ekosistem, dan digitalisasi bisnis syariah hingga ke pelosok tanah air,” kata Ery.

Haryati Lawidjaja, Direktur Utama LinkAja menyambut baik kolaborasi bersama Tugu Insurance. Mengingat peran asuransi untuk melindungi diri secara finansial dari ketidakpastian keadaan sekitar, hadirnya LinkAja bersama Layanan Syariah LinkAja diharapkan memberikan kemudahan dan rasa amandalam melakukan pembayaran berbagai produk berbasis syariah dari Tugu Insurance. 

“Sekaligus kolaborasi inimenunjukkan komitmen kami sejak awal untuk mempercepat adopsi non-tunai di Indonesia,” kata Fey, sapaan Haryati.

Melalui kelengkapan ekosistemnya, hingga saat ini LinkAja memiliki lebih dari 70 juta pengguna terdaftar. Dan telah dapat digunakan di lebih dari 1,1 juta merchant lokal dan lebih dari 400 ribu merchant nasionaldi seluruh Indonesia.

Lau 230 moda transportasi, lebih dari 700 pasar tradisional, lebih dari 47.000 mitra donasi digital, 7.000 online marketplace. Serta lebih dari 1 juta titik transaksi untuk pengisian dan penarikan saldo, yang meliputi ATM, transfer perbankan, jaringan ritel, hingga layanan keuangan digital. (yof)