Asuransi ABDA Menebar Dividen Rp 41,6 Miliar

FinTechnesia.com | PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan kemarin.Dal am RUPS menyebut, ABDA membukukan laba bersih sebesar Rp 138,19 miliar.

Angka itu naik 57,89% dibandingkan laba bersih tahun 2019 sebesar Rp 87,52 miliar. Direktur Utama ABDA, Herlin Sutanto mengatakan, peningkatan laba ini dari kontribusi volume klaim yang lebih rendah dan terkendali sebagai akibat dari pandemi. Serta hasil dari seleksi bisnis yang prudent.

Sementara pengeluaran lebih efisien selama masa pandemi dan penempatan investasi yang tepat.

Penurunan angka kerugian yang disertai dengan pengelolaan pengeluaran yang efisien dan terkontrol telah berhasil membukukan hasil underwriting positif sebesar Rp 365,22 miliar. Atau naik 44,63% dibanding tahun 2019 senilai Rp 252,53 miliar.

Namun tantangan pencapaian finansial terbesar ada pada pendapatan premi. Sepanjang tahun 2020, pendapatan premi bruto sebesar Rp573 miliar. Turun 25,8% dari tahun 2019.

Menurutnya, kondisi perekonomian nasional yang melambat sebagai imbas wabah corona. Lebih ketatnya pemberian pembiayaan (loan) dan penurunan penjualan kendaraan berakibat besar terhadap pendapatan premi. Mengingat asuransi kendaraan melalui saluran distribusi kerjasama dengan perusahaan pembiayaan masih merupakan lini bisnis utama ABDA.

Menghadapi tantangan ini, ABDA berupaya melakukan diversifikasi produk dan saluran distribusi. Serta transformasi operasional untuk meningkatan kecepatan layanan dan kepuasan pelanggan dalam mencapai tujuan perseroaan, pertumbuhan bisnis yang menguntungkan.

Dalam usaha pertumbuhan bisnis yang lebih optimal, ABDA berhasil melakukan rasionalisasi kantor cabang & pemasaran area Jabodetabek. Dengan rasionalisasi ini, pekerjaan non-commercial di sentralisasikan ke kantor pusat sehingga cabang-cabang di area Jabodetabek menjadi lebih fokus dalam kegiatan pemasaran.

Dalam upaya meningkatkan kepuasan pelanggan, ABDA melakukan digitalisasi proses survei kendaraan dan layanan dengan WA for business. Sehingga mempermudah dan mempersingkat waktu pemrosesan klaim”, tambah Herlin, Selasa (8/6). 

Selain menyetujui Laporan Direksi atas Kinerja Keuangan di tahun 2020, RUPS menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 67 per saham atau senilai Rp 41,6 miliar. Akan dibagikan kepada seluruh pemegang saham pada tanggal 9 Juli 2021. (eko)