Perluas Jaringan Isi Ulang, OVO Gandeng Fastpay

FinTechnesia.com | Selama pandemi corona, kebutuhan masyarakat akan dompet digital semakin meningkat. Maka OVO terus berkolaborasi dengan berbagai pihak. 

Teranyar OVO menggandeng Fastpay, perusahaan penyelenggara transaksi pembayaran elektronik berskala mikro, agar bisa melayani semua lapisan masyarakat. Khususnya masyarakat yang tidak memiliki rekening bank (unbanked) dan belum secara maksimal bertransaksi keuangan (underbanked), melakukan isi ulang saldo (top up) secara offline. Isi ulang saldo OVO dapat dilakukan melalui 265.000 mitra Fastpay di seluruh Indonesia.

Menurut Head of Corporate Communications OVO, Harumi Supit, kolaborasi dengan Fastpay merupakan komitmen OVO memberikan pelayanan bagi masyarakat unbanked dan underbanked. “Sehingga bagi mereka yang tidak memiliki rekening bank tetap bisa melakukan top up saldo OVO secara offline melalui mitra-mitra Fastpay. Kami melihat masih banyak masyarakat yang selama ini masuk kategori unbanked dan underbanked kesulitanmelakukan top up saldo OVO. Dengan kolaborasi ini semoga bisa membantu mereka,” terang Harumi, Rabu (9/6).

Sementara Laksita Safitri Cakrawarti, Head of Biller Acquisition Division PT Bimasakti Multi Sinergi (Fastpay), menyebut, kolaborasi dengan OVO merupakan kerja sama yang sangat positif dan menguntungkan serta memudahkan masyarakat secara luas. Dengan jumlah mitra Fastpay yang mencapai 265.000 di seluruh Indonesia, membantu masyarakat yang selama ini tidak memiliki rekening bank dalam bertransaksi. 

Sementara dari sisi mitra Fastpay yang didominasi oleh pelaku UMKM, kerjasama OVO dan Fastpay merupakan bukti nyata mendukung UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. “Jadi masyarakat hanya tinggal membawa uang tunai saja ke mitra Fastpay, lalu nanti mitra kami yang akan membantu mereka melakukan top up,” katanya.

Sentra Bisnis Fastpay atau Fastpay erupakan anak perusahaan dari PT Bimasakti Multi Sinergi, perusahaan berbasis IT dan layanan dalam industri tekfin di Indonesia. Khususnya dalam bisnis micro-payment, e-commerce dan travel. (sya)