Satu Dasawarsa LINE, Ini Perjalanannya

FinTechnesia.com | Gempa bumi yang melanda Negeri Sakura pada 2011 lalu mengakibatkan penduduk tidak bisa berkomunikasi satu sama lain. Pada saat itu LINE hadir sebagai alat komunikasi yang mampu menghubungkan orang-orang.

Dalam enam bulan, LINE mencapai 10 juta unduhan dan memulai perjalanannya menjadi life platfom berbasis smartphone.

Pada 2014, LINE meluncurkan LINE Pay serta strategi partnership pada sektor hiburan mengusung tema “Life”. Tujuannya mengintegrasikan LINE ke kehidupan sehari-hari pengguna. Di tahun yang sama, LINE melewati 170 juta pengguna aktif bulanan (MAU).

Lima tahun setelah rilis, LINE terdaftar di bursa saham New York dan Tokyo. Serta meluncurkan misi perusahaan “Closing the Distance.”

Mengutip rilis, Rabu (23/6), LINE juga terus mengambangkan layanan miliknya secara global. Di Thailand, LINE merilis layanan on demand, LINE Man. Kini telah berkembang menjadi layanan on demand makanan terbesar di sana.

Platform berita global, LINE TODAY yang dikembangkan di Taiwan. Kini juga telah diluncurkan di Thailand, Indonesia, dan banyak negara lainnya.

Pada tahun 2017 LINE mulai mendalami teknologi kecerdasan buatan (AI) dan teknologi keuangan (fintech). Platform berbasis awan milik LINE, Clova, juga ikut dirilis seiring.

Dengan misi LINE agar semuanya terhubung, “semuanya tervideokan dan semuanya AI. Lebih jauh lagi, LINE mengembangkan bisnis fintech miliknya dengan pembayaran nirtunai, layanan investasi dan asuransi. Serta pembuatan token ekonomi dan pembentukan bisnis perbankan.

Tahun 2019, LINE mendeklarasikan visi baru “Life on LINE. LINE berfungsi sebagai infrastruktur kehidupan dalam kehidupan sehari-hari pengguna dengan menyediakan dukungan 24/7/365 untuk pengguna.

Bulan November itu, LINE mengumumkan integrasi bisnis dengan Z Holdings Corporation agar dapat berkompetisi dengan perusahaan teknologi raksasa lebih jauh lagi.

Tahun 2020, dengan munculnya pandemik COVID-19 yang mengubah kebiasaan setiap orang di dunia, LINE merilis LINE Doctor dan sejumlah layanan lain yang mempercepat perubahan ke arah Normal Baru yang lebih cepat.

Di Indonesia, LINE hadir pada tahun 2013. Hingga saat ini, LINE Indonesia telah menghadirkan sejumlah layanan yang disesuaikan dengan kearifan lokal.

LINE TODAY yang menjadi berita agregator favorit yang menyediakan ragam artikel dari 250 media lebih di Indonesia. Dan LINE OpenChat yang menjadi wadah bagi pengguna untuk berkomunitas secara online sesuai dengan hobi dan preferensi mereka.

Berkaitan dengan pandemik COVID-19, LINE Indonesia juga merilis LINE Siaga. Lebih jauh lagi, LINE Indonesia juga menyediakan layanan yang berkaitan dengan fintech. Seperti LINE SPLITBILL yang memungkinkan pengguna membagi tagihan secara adil melalui teknologi OCR dan top-up & bill yang menyediakan layanan pembelian paket data, pulsa, listrik, dan lain sebagainya.

LINE telah mengubah cara orang berkomunikasi, dan membuat layanan keuangan, kesehatan, dan aspek hidup lainnya menjadi lebih nyaman. (sya)