Hingga Tahun 2030, Bakti Kominfo Siap Luncurkan Tiga Satelit

FinTechnesia.com | SATRIA merupakan proyek strategis nasional berskema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan pola pembayaran ketersediaan layanan selama 15 tahun. Skema tersebut memiliki keunggulan jaminan proyek melalui PT Penjamin Infrastruktur Indonesia. 

Direktur Utama Bakti Kominfo, Anang Latif, menjelaskan, Indonesia akan meluncurkan 3 satelit: SATRIA 1, SATRIA 2, dan SATRIA 3 dalam kurun waktu dari tahun 2023—2030. 

SATRIA 1 rencananya diluncurkan pertengahan tahun 2023. Kapasitas 150 Gbps dengan kecepatan internet 1 Mbps per titik lokasi. Mengadopsi teknologi High Throuhput Satellite (HTS), slot orbit 146E dan orbit raising electric. 

“Saat ini SATRIA 1 masih dalam proses produksi di Prancis oleh perusahaan Tales Alemania Space. Dengan roket peluncurSpace X Falcon 9-5500 produksi Amerika Serikat. Rencana peluncuran pada November 2023 di Florida,“ kata Anang, Rabu (7/7).

SATRIA 1 secara teknis dapat menyediakan kuota 1,14 GB per pengguna per bulan. Ini untuk melayani akses internet di 150.000 titik layanan publik.

Yaitu fasilitas sekolah/pesantren (93.900 titik), pemda/kecamatan/desa (47.900 titik). Lalu kantor polisi/TNI di wilayah 3T (3.900 titik), puskesmas/rumah sakit (3.700 titik) dan layanan publik lain (600 titik). (eko)