DBS Treasures Hadirkan Investasi Online dengan digibank Reksadana

FinTechnesia.com | Sebagai bagian misi menuju future of banking dan transformasi strategi manajemen kekayaan, DBS Treasures menghadirkan inovasi digital berkelanjutan. Sehingga nasabah dapat yakin meraih peluang investasi di saat yang tepat.

Inovasi terbaru adalah produk digibank reksadana dengan akses investasi online melalui aplikasi digibank by DBS. Berdasarkan studi internal Bank DBS Indonesia mengenai penetrasi aktivitas online pada tahun 2021, dari responden nasabah prioritas menunjukkan, preferensi transaksi online, 83% melakukan digital banking.

DBS Treasures memiliki tiga pilar utama. Yaitu proaktif dengan insight terkini, tim ahli andal dengan data-driven operating model berdasarkan profil risiko nasabah dan analisa data pasar, serta inovasi digital berkelanjutan. “Hal ini disikapi sejak awal oleh DBS Treasures. Transformasi digital merupakan salah satu fokus berkelanjutan agar nasabah dapat live more, bank less,” ujar Rudy Tandjung, Direktur Consumer Banking Bank DBS Indonesia, Senin (19/7).

Digibank reksadana dengan proses end-to-end fleksibel. Mulai registrasi SID hingga transaksi beli, jual, dan switching.

Rangkaian produknya mencakup instrumen tangguh, mata uang IDR dan USD. Hingga kelas aset yang komprehensif untuk mencakup seluruh profil risiko investasi nasabah. “Semuanya dapat dikategorisasi berdasarkan popularitas, kinerja, dan scoring terbaik,” lanjut Rudy.

Kehadiran digibank reksadana melengkapi rangkaian inovasi digital digibank by DBS, untuk memudahkan nasabah dalam melakukan segala bentuk kegiatan finansial secara digital. Mulai transfer valas, penempatan deposito, hingga investasi obligasi.

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan, kontribusi pasar modal terhadap volume perekonomian nasional mencapai 48%-50%. Sejalan dengan data internal Bank DBS Indonesia yang menunjukkan pertumbuhan investor melalui aplikasi digibank by DBS meningkat hampir 30% selama semester 1 2021.

Berbanding lurus dengan hal tersebut, data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyatakan jumlah investor reksadana meningkat sebanyak 4,69 juta orang. Atau sekitar 47,87% hingga Mei 2021.

Hasan Fawzi, Direktur Pengembangan BEI menyatakan, DBS Treasures memperluas pilihan pengalaman pengelolaan keuangan nasabah ritel dan prioritas. Dengan menambahkan berbagai instrumen investasi di pasar modal melalui pendekatan teknologi yang seamless.

“Terobosan ini sejalan dengan misi kami untuk memudahkan masyarakat mendapatkan akses ke pasar modal. Juga upaya meningkatkan jumlah investor dan memperbesar volume kepemilikan masyarakat atas berbagai produk pasar modal,” terang Hasan. (eko)