Mempercepat Penyaluran Bansos, Ini Langkah Bank BNI

FinTechnesia.com | Bantuan sosial (bansos) mulai mengucur. Bank BNI berupaya menyalurkan bansos agar diterima masyarakat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) lebih awal. Ini mendukung program pemerintah terkait upaya percepatan penyaluran bansos. 

Baik Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Program Sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada masa  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) seperti saat ini. 

“Upaya percepatan penyaluran Bansos yang kami lakukan ini merupakan tindak lanjut terhadap arahan Presiden sebelumnya. Serta hasil Rapat Koordinasi tingkat menteri yang dipimpin Menko Maritim & Investasi pada 22 Juli yang lalu,” ujar Direktur Utama BNI Royke Tumilaar, dalam rilis, Selasa (27/7).

Seluruh jajaran manajemen BNI berkomitmen untuk tetap mengutamakan percepatan pencairan Bansos PKH, Program Sembako maupun Program Pemerintah lainnya. 

Percepatan pencairan bansos diharapkan membantu pemerintah memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat. Kementerian Sosial menugaskan BNI menyalurkan program sembako kepada 5,7 juta KPM dengan total dana sebesar Rp 9,46 triliun.

BNI juga ditugasi untuk menyalurkan Bansos PKH kepada 4,1 Juta KPM dengan total dana sebesar Rp 7,05 triliun. KPM penerima bantuan tersebut tersebar di 108 Kota dan Kabupaten. “Semua dana tersebut telah langsung disalurkan kepada rekening & wallet (dompet virtual) KPM sesuai peruntukannya,” terang Royke.

Bank berlogo angka 46 itumelakukan upaya percepatan dengan berbagai cara. Seperti memberikan informasi kepada KPM untuk segera mencairkan seluruh bansos yang telah diterima. 

Upaya lain, mengingatkan e-Warong atau Agen46 penyalur bansoa memastikan stok sembako telah tersedia dengan harga wajar. Lalu memastikan kesiapan mesin EDC pada e-warong atau Agen46. 

Memastikan ATM BNI bisa beroperasi 24 Jam dengan stok uang yang selalu terjaga. Serta mengingatkan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan (5M) saat petugas BNI atau KPM bertransaksi di e-Warong atau Agen46 maupun di ATM.

Royke menambahkan, BNI telah menyiapkan lebih dari 51.000 Agen46 penyalur bansos dan  lebih dari 17.000 ATM yang bisa digunakan sebagai tempat transaksi Bansos oleh KPM. (jos)