Lima Tahapan Penting Desainer Produk ala Tokopedia

Kantor Tokopedia
Suasana kantor Tokopedia

FinTechnesia.com | Tokopedia kembali menggelar virtual workshop untuk jurnalis. Kali ini mengangkat tema ‘Mengenal Product Design Lebih Jauh bersama Tokopedia. Menghadirkan Product Design Lead Tokopedia, Dicki Dahrurozak.

Dalam desain produk, dikenal istilah ‘Design Thinking’ sebelum seorang desainer mengembangkan suatu produk. Yaitu pendekatan berfokus pada pengguna. Dengan mengintegrasikan kebutuhan antara pengguna, teknologi dan kepentingan bisnis. 

“Penting mengetahui target audiens yang ingin dituju. Desain sebuah produk akan mengikuti tren atau perilaku penggunanya.

Contohnya dengan mengedepankan 3 DNA Tokopedia. Yaitu Focus on Consumer, Growth Mindset, dan Make it Happen, Make it Better, dalam menciptakan atau mengembangkan inovasi yang bermanfaat bagi pengguna Tokopedia,” ungkap Dicki, Rabu (28/7).

Tokopedia membagikan lima tahapan kerangka ‘Design Thinking’ sebelum menciptakan suatu inovasi produk. Contohnya fitur ‘pakai promo’ Tokopedia.

1. Empathize – Salah satu cara mengamati konsumen. Bisa melalui survei dengan menanyakan kepuasan mereka terhadap suatu produk, seperti apa yang mereka suka, mengapa memilih produk tersebut dan sebagainya. 

“Fitur ‘pakai promo’, misalnya, diharapkan tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan harian dari rumah dengan mudah tetapi juga terjangkau dan efisien,” jelas Dicki.

2. Define – Tentukan masalah yang ingin dipecahkan dan pikirkan kesulitan yang dihadapi pengguna. Misalnya dalam menemukan promosi yang cocok dan dapat digunakan dengan mudahsaat berbelanja. Selanjutnya, gunakan informasi ini sebagai panduan dalam berinovasi.

3. Ideate – Dalam membuat halaman gunakan promo, sangat penting untuk bertukar pikiran dengan orang lain. Ini menemukan berbagai cara memecahkan kendala yang dialami pengguna. 

4. Prototype – lMengubah ide menjadi solusi nyata dengan membuat prototipe sangat berguna dalam melihat bagaimana respons target audiens. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat prototipe halaman atau fitur khusus dalam platform sebelum waktu peluncuran. 

5. Test – Amati interaksi konsumen terhadap prototipe produk yang baru saja dibuat. Fase pengujian ini tahapan pengumpulan umpan balik dari terhadap pekerjaan desainer produk.

“Seorang desainer membutuhkan ide kreatif, meluangkan waktu untuk mengeksplorasi dan melakukan tes serta uji coba terhadap rancangan produk. Hngga menciptakan sebuah produk yg tepat guna dan tepat sasaran,” tutup Dicki. (sya)