Pakai Solusi Cloud, Kamadjaja Logistics Hemat Biaya Hingga 14%

FinTehnesia.com | Lebih dari 50 tahun Kamadjaja Logistics mempertahankan kualitas layanannya agar para perusahaan dapat mengatur inventori dan mengirimkan produk pelanggan. Transformasi digital Kamadjaja Logistics berhasil menyusun sistem kegiatan operasional yang terintegrasi dengan solusi teknologi berbasis cloud Microsoft.

Dalam mengelola bisnis logistik, ada berlapis-lapis tahapan yang perlu dilalui. Mulaii mengolah data logistik pelanggan di berbagai macam kota, memastikan proses inventori dan distribusi berjalan lancar, hingga mengelola begitu banyak transaksi keuangan.

Semua demi memastikan barang dapat sampai ke tangan konsumen dengan aman dan tepat waktu,” ujar Ivan Kamadjaja, CEO PT Kamadjaja Logistics, Selasa (7/9).

Salah satu strategi utama Kamadjaja Logistics adalah dengan mendigitalisasi proses bisnisnya. Tidak hanya untuk efektivitas kerja, juga untuk meningkatkan efisiensi biaya operasional.

Efisiensi biaya operasional ikut meringankan biaya yang dibebankan kepada pelanggan. “Saat ini pelanggan menginginkan layanan  simpleseamless, dan personalize. Untuk itu, transformasi digital bisnis yang dapat menjawab kebutuhan ini memainkan peranan yang sangat penting,” lanjut Ivan.

Dalam melakukan transformasi digital, Kamadjaja Logistics membaginya ke dalam lima tahap utama.

“Beberapa transformasi yang berhasil kami lakukan hingga saat ini misalnya, pencatatan transaksi bisnis dari puluhan atau ratusan lokasi kini bisa terintegrasi langsung dengan Microsoft Dynamics 365 Finance and Operations. Sehingga data dapat ter-update secara realtime,” terang Ivan.

Kemudian, pengajuan dan persetujuan biaya bisa dilakukan secara sederhana melalui mobile application yang dibuat melalui PowerApps. Sehingga meningkatkan kecepatan proses kerja hingga 3x lipat.

Saat ini perusahaan telah memiliki lebih dari 39 pusat distribusi di 15 kota besar di Indonesia. Ini untuk menjangkau pengiriman ke lebih dari 355 kota tanah air.

“Biaya operasi berkurang hingga 14% karena semuanya berjalan secara otomatis dalam lingkungan cloud yang aman. “Cukup membayar sesuai penggunaan bulanan kita,” tutup Ivan.

Di Kamadjaja Logisticss penggunaan mobile application mencapai 90%-100%. Meningkat dari sebelum pandemi yang berada di kisaran 30-40%.

Vony Tjiu, Direktur Corporate Commercial Microsoft Indonesia mengatakan, “tansformasi yang terjadi di Kamadjaja Logistics menjadi sebuah contoh nyata bagaimana pandemi secara tidak langsung telah mempercepat transformasi digital perusahaan. Artinya, transformasi tersebut perlu disiapkan dari sekarang, dengan tahapan yang jelas agar prosesnya efektif.

“Kami siap membantu setiap individu dan setiap organisasi di dunia untuk mencapai lebih banyak hal,” ujar Vonny. (nau)