Senin, 4 Juli 2022 | 21:35 WIB

Bank BNI Kembangkan Smartfarming dan Kucurkan KUR Pertanian

BACA JUGA

ads-custom-1

FinTechnesia.com | Bank BNI bertekad turut memperkuat digitalisasi pertanian Indonesia di tengah keterbatasan produktivitas lahan. Melalui digitalisasi pertanian ini regenerasi petani dan pengembangan ekosistem digital pertanian dengan melibatkan generasi milenial akan semakin cepat.

Penguatan digitalisasi pertanian ini dilaksanakan melalui Program Millennial Smartfarming. Program tersebut untuk menciptakan petani-petani muda yang memiliki kapabilitas mengelola proses bisnis pertanian dengan memanfaatkan teknologi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyatakan Kemenko Perekonomian terus mendorong penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) klaster pertanian agar turut mendorong korporatisasi petani. Sehingga dapat membuka akses ekonomi yang lebih luas.

Salah satu program untuk mendorong KUR klaster pertanian menjadi lebih masif adalah melalui Program Millennial Smartfarming BNI.
Pada Jumat (24/9), Airlangga berkunjung ke Sidowayah Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten, Jawa Tengah untuk menyaksikan pelaksanaan Program Millennial Smartfarming BNI.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilakukan pula penyerahan KUR secara simbolis kepada UMKM binaan BNI.

Airlangga menjelaskan, pertanian era Society 5.0 bercirikan sinergi bersama sektor pertanian yang melibatkan teknologi informasi dan jaringan internet yang menghubungkan semua unit operasi dengan berbagai instrumen (sensor, satelit, drone) dan peralatan (robot dan mesin).

“Sehingga memungkinkan semua bekerja secara sinergis, cepat, dan akurat berdasarkan data dan informasi relevan terkini. SDM yang kita miliki harus paham akan hal tersebut, sehingga peran dari generasi muda atau generasi milenial ini yang menjadi penggerak pertanian,” jelasnya, Jumat (24/9).

Direktur Hubungan Kelembagaan BNI, Sis Apik WIjayanto mengatakan, BNI mengajak para milenial menjadi usahawan pertanian dengan berperan sebagai key player dari aktivitas bisnis pertanian. Mulai dari pendataan dan akuisisi petani menggunakan aplikasi teknologi.

“Penerapan teknologi digital selama budidaya, hingga penggunaan sistem informasi digital pada manajemen usaha pertanian, maupun pembukaan akses pasar”, ujar Sis Apik.

BNI kian aktif mendukung kesejahteraan petani melalui realisasi penyaluran KUR di sektor pertanian. KUR BNI sektor pertanian Kabupaten Klaten per 31 Agustus 2021 sebesar Rp 577,6 miliar dan tersebar ke 104 petani.

Adapun KUR sektor pertanian BNI secara keseluruhan menyentuh angka Rp 5.312 triliun. Dan dapat dirasakan oleh 124.129 petani. (eko)

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER