Kelola USO, Layanan 4G XL Axiata Meluas ke Mentawai, Nias dan Natuna

FinTechnesia.com | XL Axiata terpilih menjadi salah satu operator mitra kerja sama pemerintah dalam penyediaan layanan seluler 4G di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). 

Menurut pengumuman Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), program ini bagian dari realisasi jaringan 4G Universal Service Obligation (USO). Program ink dikoordinasi oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).

Direktur Teknologi & Chief Teknologi Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa mengatakan, total ada 132 titik desa kategori 3T di tujuh provinsi yang akan dikelola melalui program USO ini. Semua titik tersebut berada di area yang benar-benar terpencil.

Hampir semuanya di perbatasan wilayah dengan negara tetangga atau perairan internasional. Karena itu kami merasa terhormat mendapatkan “Ini tidak hanya bicara tentang bisnis. Huga menyangkut bagaimana kami terpanggil untuk turut memperkuat kedaulatan wilayah Republik Indonesia,” kata Gede, Selasa (5/10).

Dalam program ini, XL Axiata mengintegrasikan infrastruktur jaringan 4G USO BAKTI dengan jaringan core dan billing milik XL Axiata. Termasuk memberikan layanan pelanggan secaraend to end.

Penetapan setiap titik lokasi ditetapkan oleh pemerintah. BAKTI sebagai penanggung jawab penyedia infrastruktur radio dan backhaul sampai titik point of integration dengan operator seluler.

Dari daftar titik-titik lokasi jaringan 4G USO yang akan dikelola oleh XL Axiata tersebut, beberapa di antaranya berada di Samudera Hindia. seperti Mentawai (Sumatera Barat), Nias (Sumatera Utara), serta Pulau Banyak dan Pulau Aceh (Aceh).

Lalu ada juga Natuna dan Anambas (Kepulauan Riau) yang jauh di Laut Cina Selatan. Di perairan Selat Malaka ada antara lain Pulau Jemur, Rupat Utama, dan Kepulauan Meranti yang masuk Provinsi Riau.

Titik lain berada di desa-desa terpencil. Tersebar di Pelalawan (Riau), Singkil (Aceh), Bintan (Kepulauan Riau), Seluma (Bengkulu), dan Pesisir Barat (Lampung).    

“Pembangunan di sejumlah titik lokasi sudah akan dilaksanakan sebelum akhir tahun. Selebihnya di tahun depan,” lanjut Gede.

Di luar program USO. XL Axiata menegaskan komitmen kepada pemerintah untuk membangun jaringan 4G ke 861 desa terpencil.

Pada tender program USO sebelumnya, XL Axiata juga terpilih mengelola ratusan titik desa terpencil yang tersebar di berbagai provinsi. Yakni di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua dan Papua Barat. (yof)