Dukung Pembelajaran Hibrid, Google Luncurkan Tiga Fitur Baru Google Classroom

FinTechnesia.com | Semakin banyak sekolah yang beralih ke online dan menggunakan alat seperti Google Classroom sebagai sarana belajar-mengajar. Pergeseran seperti ini dapat menjadi tantangan sekaligus peluang.

Terutama di lokasi-lokasi pengajar dan siswa sangat mengandalkan ponsel. Entah karena keterbatasan konektivitas atau karena ingin mengerjakan tugasnya dari mana saja.

Di negara-negara seperti Indonesia, Brasil, India, dan Meksiko, banyak siswa dan pengajar yang mengakses materi sekolah menggunakan ponsel. Sehingga pengalaman seluler yang lancar saat menggunakan aplikasi menjadi semakin penting.

Dalam rilis, Kamis (18/11), Google mengumumkan tiga fitur yang didesain khusus untuk meningkatkan pengalaman Classroom di perangkat seluler. Fitur ini akan membantu pengajar dan siswa memaksimalkan proses belajar-mengajar. Di mana pun mereka berada bahkan dalam kondisi internet terbatas sekalipun.

  • Menggunakan Classroom secara offline

Dengan kemampuan offline baru di aplikasi Classroom Android, siswa dapat mengerjakan tugas sekolah dan terus belajar kapan pun, di mana pun. Bahkan saat akses internet sedang tidak stabil atau tidak tersedia sama sekali.

Ini adalah salah satu fitur yang paling banyak diminta pengguna Android. Kini siswa dapat dengan mudah menyimpan file tugas untuk diakses secara offline dan menyelesaikan pekerjaan rumah dari ponsel tanpa perlu terhubung ke internet.

Fitur ini sangat berguna saat pengguna kehilangan akses internet. Entah karena cuaca badai atau mati lampu. Fitur ini juga membantu pengguna mengoptimalkan pemakaian data selulernya. Di mana pun siswa berada dan bagaimanapun kondisi internetnya, mereka dapat mengandalkan dukungan offline Classroom untuk terus belajar kapan pun, di mana pun.

  • Cara yang lebih mudah untuk mengupload gambar tugas sekolah

Dengan semakin banyaknya sekolah yang menerapkan sistem belajar jarak jauh, jumlah gambar yang diupload ke Classroom juga mengalami kenaikan. Siswa sering mengambil dan mengirim foto tugas sekolah yang masih perlu ditulis dengan tangan. Seperti pekerjaan rumah Matematika atau IPA.

Aplikasi Android Classroom kini dilengkapi fitur pemindaian praktis yang dapat digunakan siswa untuk mengambil atau menggabungkan beberapa gambar menjadi satu file. Saat hendak mengupload gambar, kini pengguna dapat memilih dan mengirim berbagai jenis file dalam satu langkah mudah. Peningkatan ini membantu siswa untuk mengirim tugas sekolahnya dengan lebih efisien, bahkan jika mereka sedang terburu-buru untuk memenuhi tenggat waktu.

  • Peningkatan pada pengalaman pemberian nilai tugas di perangkat seluler

“Kami juga mengupdate fitur pemberian nilai via perangkat seluler untuk membantu pengajar memeriksa dan menilai tugas siswa dengan mudah melalui ponsel,” tulis Google. Pengajar kini dapat berpindah-pindah dengan lancar antara siswa, tugas, dan memberi nilai sambil memeriksa tugasnya di aplikasi.

Proses pemberian masukan untuk siswa juga kami tingkatkan. Pengajar kini dapat memberikan komentar di masing-masing file (bahkan jika ada beberapa file dalam satu tugas). Atau menandai bagian spesifik untuk diberi komentar. Peningkatan ini dapat membantu pengajar untuk menandai area mana saja yang perlu ditingkatkan lagi oleh siswa.

Bersama-sama, ketiga update fitur aplikasi Classroom untuk Android ini akan memberikan pengalaman seluler yang lebih baik kepada pengajar dan siswa. Sehingga dapat tercipta lingkungan pembelajaran yang suportif, inklusif, dan produktif di mana saja. (sya)