Terra Drone Bantu Percepat Pengerjaan Proyek Jalan Tol Cisumdawu

FinTechnesia.com | Terra Drone Indonesia, startup pemanfaatan drone industri menyelesaikan pekerjaan survei udara menggunakan drone. Ini untuk proyek tol Cisumdawu.

Survei menggunakan drone tersebut berlokasi di Sumedang – Majalengka dengan total luas area kurang lebih ±30 km. Teknologi drone yang digunakan ialah Bramor ppX. Ini drone berjenis fixed wing yang dirancang khusus untuk melakukan survei pemetaan.

Bramor ppX mampu terbang hingga 3 jam. Sehingga mampu mengambil data di area yang luas hanya dalam sekali terbang.

Selain durasi terbang yang lama, bramor ppX dapat menghasilkan data akurat sesuai kriteria yang dibutuhkan kontraktor.

Dalam pengerjaan infrastruktur besar seperti jalan tol, drone mampu memberikan data akurat dari hasil survei. Nantinya bisa digunakan oleh kontraktor untuk perencanaan konstruksi.

Beberapa perencanaan tersebut antara lain untuk kebutuhan perhitungan biaya konstruksi, perencanaan teknis, rekayasa, operasi, manajemen pembangunan hingga pengambilan keputusan strategis lain

Pengerjaan proyek konstruksi diawali dengan survei pemetaan lahan. Hal tersebut berlaku dalam pengerjaan proyek jalan tol yang nantinya menghubungkan satu kota ke kota lain. Sudah pasti dikerjakan pada area yang luas dan panjang.

Survei darat yang sebelumnya dilakukan para kontraktor memakan tenaga dan biaya lebih banyak. Mengingat pengerjaannya membutuhkan waktu yang lebih lama dalam melakukan pemetaan lahan.

Selain itu, proyek jalan tol biasanya dikerjakan dengan harus membuka lahan baru untuk dibangun, tidak jarang gunung, hutan atau lahan yang tidak terjamah. Mengharuskan para surveyor menyusuri medan yang sulit dan risiko yang mungkin terjadi.

Namun dengan menggunakan teknologi drone, para surveyor tidak perlu melakukan hal tersebut. Drone dengan mudah menjangkau area luas dari jarak jauh dengan hanya melibatkan 2 orang, yakni pilot drone dan observer.

Selain itu, hasil data yang didapat lebih cepat dan akurat karena area lahan ditangkap secara visual oleh kamera dan sensor canggih khusus pemetaan. Teknologi drone juga dapat membawa berbagai jenis kamera dan sensor, drone dapat menghasilkan berbagai jenis peta dalam satu kali terbang.

CEO Terra Drone Indonesia, Michael Wishnu Wardana mengungkapkan, berbagai teknologi dan pengalaman Terra Drone diharapkan membantu para kontraktor lain melakukan survei yang lebih efisien dari segi waktu, biaya dan meningkatkan keselamatan pekerja lapangan.

“Data akurat yang dihasilkan dapat menjadi acuan pengerjaan proyek hingga dapat selesai sesuai jadwal,” kata Michael, pekan lalu.

Tol Cisandawu (Cileunyi–Sumedang–Dawuan) diperkirakan beroperasi tahun ini. Dan diharapkan meningkatkan konektivitas ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati yang sudah mulai beroperasi. (eko)