Solusi Paylater untuk Pembiayaan Usaha Kecil di Asia Pasifik dari Mastercard

FinTechnesia.com | Industri Buy Now, Pay Later (BNPL) kian booming. Dan akan melebihi US$ 1 triliun dalam Nilai Barang Dagangan Bruto atau gross merchandise value (GMV) tahunan secara global pada tahun 2025.

Nah, Mastercard mengumumkan evolusi baru dalam model pembayaran. Kali ini meluncurkan penawaran kartu komersial baru yang dirancang khusus untuk usaha kecil dan menengah (UKM).

Dengan nama Mastercard Pay & Split, produk ini memungkinkan lembaga keuangan memberikan produk pembayaran yang sama kepada usaha kecil. 

Ini sebuah solusi cicilan open-loopberbasis jaringan yang pertama dari jenisnya dan akan tersedia di seluruh dunia.

Menurut survei Mastercard pada tahun 2021, di kawasan Asia-Pasifik, antusiasme untuk produk BNPL komersial di kalangan usaha kecil sangat tinggi. Sebanyak 77% responden di India, dan 80% responden di Singapura menyatakan minat menggunakan produk cicilan yang khusus dibuat untuk usaha kecil. 

Secara global, sebanyak 75% pemilik bisnis UKM yang telah menggunakan cicilan untuk pembelian pribadi mengatakan mereka mungkin saja akan mengadopsi pembayaran serupa untuk bisnis mereka.

Sandeep Malhotra, Executive Vice President, Products & Innovation, Asia Pasifik Mastercard menjelaskan, banyak pemilik usaha kecil mengandalkan jalur kredit pribadi atau pemberi pinjaman non-bank membantu membiayai operasional mereka. Ini a tidak ideal dalam hal pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. 

Mastercard Pay & Split menghadirkan peluang kredit baru bagi pelaku usaha kecil yang mungkin tidak memenuhi syarat tertentu untuk mendapat kartu kredit komersial tradisional. Tapi membutuhkan modal kerja untuk tetap bertahan atau berkembang. 

“Solusi ini juga membuka pintu bagi bisnis untuk mendapat peringkat kredit. Kemudian dapat digunakan untuk mengajukan produk kartu kredit yang lebih canggih seiring pertumbuhan bisnis,” ujar Sandeep, Jumat (19/11). (eko)