Public Expose CIMB Niaga, Ini Pencapaian per 30 September 2021

FinTechnesia.com | Bank CIMB Niaga menyelenggarakan public expose Tahunan 2021. Materi paparan publik di antaranya mengenai kinerja, strategi, dan outlook CIMB Niaga ke depan.

Direktur Strategy, Finance & SPAPM CIMB Niaga Lee Kai Kwong menyatakan, meskipun perekonomian di tahun kedua pandemi masih menantang, CIMB Niaga mencatatkan kinerja positif. 

Pada sembilan bulan pertama 2021, laba bersih konsolidasi (unaudited) mencapai Rp3,2 triliun. Naik 69% (atau 74% tidak termasuk exceptiona itemsyear on year (yoy). Dan menghasilkan earnings per share Rp 126,38.

Pendapatan operasional dan pengendalian biaya dikelola dengan baik. “Sehingga, kami dapat mempertahankan double digit ROE sebesar 10,8% (ROE tidak termasuk exceptional Items sebesar 11,2%). Pada neraca keuangan, kami m meningkatkan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) 7,6% yoy. Dengan rasio CASA sebesar 61,7%,” kata Lee Kai Kwong, Rabu (24/11).

Kendati tren indikator COVID-19 mulai membaik, CIMB Niaga tetap optimistis dengan berhati-hati terhadap kinerja di masa mendatang. Ke depan, CIMB Niaga terus mengembangkan bisnis bank melalui implementasi strategi lima pilar.

Per 30 September 2021, capital adequacy ratio (CAR) dan loan to deposit ratio (LDR) masing-masing 22,6% dan 76,7%. Dengan total aset mencapai Rp 295,4 triliun, CIMB Niaga mempertahankan posisi sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia dari sisi aset.

Penghimpunan DPK tercatat Rp 228 triliun. Giro dan tabungan tumbuh masing-masing 8,5% yoy dan 11,7% yoy.

Penyaluran kredit sebesar Rp 177 triliun. Terutama dari consumer banking yang tumbuh 5,7% yoy. Kredit pemilikan rumah (KPR) tumbuh 8,1%. Sementara kredit pemilikan mobil (KPM) meningkat 13,4% yoy. (eko)