Kamis, 11 Agustus 2022 | 09:49 WIB

Ini Komentar Bos Grab, Saat Hari Perdana Perdagangan Saham di Bursa Nasdaq Anjok 21%

BACA JUGA

ads-custom-1

FinTechnesia.com | Pada perdagangan hari pertama di bursa saham Nasdaq, New York, Kamis (2/12), harga saham Grab Holdings Ltd anjlok. Saham decacorn ini turun 21% ke level US$ 8,75, menjadikan kapitalisasi pasar Grab berkurang menjadi US$ 34,6 miliar.

Tapi pihak Grab tak mau ambil pusing. “Harga tidak ada bedanya bagi saya. Saya akan merayakan malam ini dan kembali bekerja besok,” ujar Chief Executive Grab, Anthony Tan kepada Reuters, Jumat (3/12), sesaat setelah saham mulai diperdagangkan.

Perusahaan ini diperdagangkan menggunakan ticker GRAB. Dalam IPO ini, GRAB diproyeksi menerima US$ 4,5 miliar atau setara Rp 64 triliun, kurs Bank Indonesia Rp 14.378 per dolar AS.

Grab melantai di bursa AS, setelah investor menyepakati merger dengan perusahaan special purpose acquisition company (SPAC), Altimeter Growth Corp.

Menurut Anthony, pada 30 November 2021, pemegang saham Altimeter menyetujui merger dengan Grab. Nilai transaksi merger ini mencapai US$ 4,5 miliar atau nilai transaksi terbesar yang pernah ada di bursa AS. Menurut Reuters, valuasi dari gabungan perusahaan ini diprediksi mencapai US$ 40 miliar. (hlm)

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER