Jumat, 9 Desember 2022

Ini Langkah Kominfo Tahun 2022 Kembangkan Ekonomi Digital

BACA JUGA

- Advertisement -

FinTechnesia.com | Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah melaksanakan berbagai upaya mendukung berkembangnya sektor ekonomi digital Indonesia. Berdasarkan kebutuhan pemulihan ekonomi pasca-pandemi serta potensi sektor ekonomi digital sebagai main economic driver bagi Indonesia. 

Menteri Kominfo telah mengarahkan agar pengembangan sektor ekonomi digital dilakukan secara komprehensif. Di antaranya melalui program startupdigital dan digitalisasi UMKM.

Memfasilitasi para pelaku startup digital, Kominfo memiliki program komprehensif. Mulai  dari level  pengenalan  terhadap konsep pendirian startup. Hingga dukungan  business match making bagi startupdigital untuk meningkatkan potensi pendanaan guna pengembangan skala usaha. 

Program  tersebut  meliputi Pertama, Sekolah Beta yang memberikan wawasan dasar terkait konsep usaha startupKedua, Gerakan 1.000 Startup Digital yang memfasilitasi inkubasi pendirian awal startup.

Ketiga, startup Studio ID yang memfasilitasi pencapaian product-market-fit. Keempat, Hub.id yang memfasilitasi businessmatchmaking dan peluang investasi. Kelima, Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) yang memberikan mentorship kepada para pengembang gim lokal.

Selain itu, sepanjang tahun 2021, Kementerian Kominfo telah berhasil melaksanakan program digitalisasi UMKM melalui program fasilitasi active sellingDigital Entrepeneur Academy (DEA), dan UMKM di 10 kawasan wisata prioritas. Dalam program ini, peserta mendapatkan pelatihan dan starter kit paket data, aplikasi aggregator, aplikasi Point-of-Sales (POS), serta Learning Management System (LMS). 

Kominfo akan terus mengembangkan sektor ekonomi digital Indonesia dengan berbagai target baru di tahun mendatang.

Di tahun 2022 menerapkan beberapa target. “Menargetkan 100.000 peserta dapat mengikuti berbagai program pengembangan startup. Seperti Sekolah Beta, Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, Startup Studio ID; Hub.ID dan IGDX. Serta 100.000 peserta dapat terfasilitasi dalam berbagai program digitalisasi UMKM. Terutama pada level active selling, yakni level lanjutan setelah digital onboarding.” jelas Juru Bicara Menteri Kominfo, Dedy Permadi, Kamis (30/12).

Dedy juga memaparkan beberapa tantangan dalam optimalisasi ekonomi digital di tahun mendatang. Seperti, jumlah sumber daya manusia (SDM) di bidang digital yang belum memadai.

Lalu pembukaan akses pasar pendanaan yang masih terbatas, banyaknya UMKM yang belum memiliki akses keuangan dan perbankan. 

Kemudian infrastruktur logistik yang belum optimal di seluruh Indonesia. Serta budaya dan etika berbelanja daring yang belum teredukasi secara maksimal. Hal-hal tersebut akan menjadi perhatian serius Kementerian Kominfo mengembangakan ekosistem ekonomi digital secara optimal di tahun depan. (eko)

- Advertisement -
sidebar
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER