Pinjaman Skema Rantai Pasok, Investree Gandeng Kadin Kota Semarang

FinTechnesia.com | Investree menggandeng Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kota Semarang. Yakni menjangkau pengusaha dalam Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) atau Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Agar mereka lebih mudah mendapatkan dukungan pembiayaan dari Investree. 

Mekanismenya, Kadin Kota Semarang akan merujuk perusahaan yang menjadi pemenang tender LPSE/LKPP untuk mendapatkan pembiayaan Investree. Diharapkan bisnis para pelaku UKM di Jawa Tengah semakin bertumbuh. Baik dari sisi arus kas, operasional, maupun kinerja secara keseluruhan. 

Chief Sales Officer Investree, Salman Baharuddin mengatakan, langkah ini memudahkan Investree menggandeng UKM di Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang. Dalam rangka memperluas akses pembiayaan yang mudah dan cepat bagi mereka. 

“Komitmen Investree adalah menyalurkan pembiayaan kepada pengusaha/vendor LPSE/LKPP sebesar Rp 500 miliar pada 2022,” kat Salman, pekan lalu.

Investree memiliki ekosistem penghubung antara perusahaan pemenang tender yang terdaftar di portal pengadaan barang dan jasa pemerintah. Investree sebagai penyedia layanan fintech lending bernama Garuda Financial. 

Melalui ekosistem Garuda Financial, Investree dapat lebih leluasa memfasilitasi proses persetujuan hingga pencairan pinjaman kepada pengusaha/vendor yang membutuhkan bantuan pembiayaan. 

Investree juga bekerja sama dengan beberapa rekanan dari inisiatif Beyond Lending. Seperti platform faktur elektronik atau e-invoicing Billtree dan platform penilaian kredit alternatif AIForesee. 

Platform-platform tersebut dapat menjadi solusi dan dimanfaatkan UKM di Semarang dan sekitarnya apabila mereka ingin meningkatkan proses bisnisnya menjadi lebih efisien.

Ketua Kadin Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara menyatakan, Investree berevolusi dari hanya berupa marketplace bagi mereka yang ingin mengajukan dan memberikan pinjaman menjadi sesuatu yang lebih berdampak. 

Mampu memberikan solusi bisnis secara digital kepada pengusaha UKM di Jawa Tengah. “Apalagi dengan nama Investree sudah banyak dikenal masyarakat Semarang dan Jawa Tengah. Kami yakin kolaborasi ini bisa sukses dan membuat pelaku UKM berdaya,” kata Arnaz. (mrz)