Bank Banten Siap Dukung Pengembangan KEK Tanjung Lesung

FinTechnesia.com | Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, berlokasi di Kabupaten Pandeglang, Banten. Ini merupakan KEK Pariwisata pertama. Dan telah diresmikan beroperasi pada Februari 2015. 

Letaknya strategis 170 km dan ditempuh melalui perjalanan darat selama 2,5 jam – 3 jam dari Jakarta. KEK Tanjung Lesung memiliki luas area 1.500 hektare (ha), dengan potensi pariwisata yang beragam. 

Kawasan ini diproyeksi menarik investasi sebesar Rp 92,4 triliun pada tahun 2030. Dan menyerap tenaga kerja sebanyak 85.000 tenaga kerja hingga tahun 2025.

Besarnya potensi KEK Tanjung Lesung membuat kawasan ini menjadi hidden gem yang tengah diincar oleh banyak pihak. Begitu juga Bank Banten yang tengah menyiapkan berbagai layanan jasa keuangan untuk dapat melayani nasabah potensial di kawasan tersebut. 

Peluang di pasar ritel maupun korporasi akan menjadi prioritas perseroan meningkatkan performa keuangan bank kebanggaan masyarakat Banten itu.

Direktur Utama Bank Banten, Agus Syabarrudin menuturkan, Bank Banten siap all out dalam mendukung pengembangan mega proyek KEK Tanjung Lesung. 

“Potensi investasi yang ada di KEK Tanjung Lesung sangat luar biasa. Pengembangan kawasan ini dapat meningkatkan perekonomian Banten sekaligus menyerap angkatan kerja yang tersedia. Oleh Karena itu, Bank Banten siap all out mendukung,” terang Agus, Senin (10/1).

Bank Banten siap bermitra dengan PT Banten West Java Tourism Development Corporation untuk mengembangkan Tanjung Lesung. 

“Sejalan dengan konsep Ekosistem Ekonomi Daerah Banten yang tengah kami siapkan bersama DPRD Banten dan direncanakan akan segera menjadi Perda. Kehadiran kami dapat melingkupi aspek permodalan, atau layanan jasa keuangan lain,” tutur Agus.

Pengembangan Banten memang tengah menjadi perhatian banyak pihak. Berbagai proyek strategis nasional tengah berjalan di kawasan ini. Antara lain, tol Serang-Panimbang, Kawasan Industri Cileles, KEK Tanjung Lesung, Tol Serpong-Balaraja dan masih banyak lagi. (eko)