Penggemar Film Spiderman: No Way Home Jadi Incaran Penjahat Siber

FinTechnesia.com | Masih pandemi, film terbaru Spiderman, berjudul No Way Home, telah tayang perdana di bioskop. Euforia seputar perilisan film Spider-Man terbaru dan kurangnya kewaspadaan penonton disalahgunakan para pelaku kejahatan siber. 

Peneliti Kaspersky mengamati aktivitas intensif dari para penipu online menjelang pemutaran perdana film. Dan menemukan banyak contoh situs web phishing yang dibuat untuk mencuri detail bank pengguna. 

Agar dapat menonton film superhero terbaru menelang pemutaran perdana, pengguna diminta mendaftar dan memasukkan informasi kartu kredit. Setelah itu, uang akan didebit dari kartu pengguna dan data pembayaran dikumpulkan oleh para pelaku kejahatan siber. Dan tentu saja tidak ada penayangan awal film yang tersedia.

Banyak pengguna tidak hanya berusaha menonton pemutaran perdana ‘No Way Home’ yang telah lama ditunggu-tunggu secara online. Tapi juga untuk mengunduhnya. 

Sayang film baru tersebut dijadikan sebagai penyamaran file berbahaya yang tersembunyi. Dalam kebanyakan kasus yang dianalisis, peneliti Kaspersky menemukan, downloaders dapat menginstal program lain yang tidak diinginkan.

Selain itu terdapat juga adware bahkan Trojan program berbahaya yang dapat memungkinkan pelaku kejahatan siber melakukan tindakan yang tidak diizinkan oleh pengguna. Seperti mengumpulkan informasi, mengubah data atau mengganggu kinerja komputer.

Ekspektasi para penggemar sangatlah tinggi saat ini, bahkan bisa dikatakan lebih tinggi daripada film apa pun. “Kami mendorong penggunak waspada terhadap halaman yang mereka kunjungi dan tidak mengunduh file dari situs yang belum diverifikasi,” jar Tatyana Shcherbakova, pakar keamanan di Kaspersky, pekan lalu. 

Untuk menghindari menjadi korban penipuan dan program berbahaya, Kaspersky merekomendasikan beberapa hal.

• Hindari tautan yang menjanjikan penayangan awal film atau serial TV. Jika Anda ragu tentang keaslian konten, hubungi penyedia hiburan Anda
• Periksa keaslian situs web sebelum memasukkan data pribadi. Hanya gunakan halaman web resmi dan tepercaya untuk menonton atau mengunduh film. Periksa ulang format URL dan ejaan nama perusahaan
• Perhatikan ekstensi file yang Anda download. File video tidak akan pernah memiliki ekstensi .exe atau .msi
• Gunakan solusi keamanan yang andal, seperti Kaspersky Security Cloud, yang mengidentifikasi lampiran berbahaya dan memblokir situs phishing. (nau)