Sabtu, 13 Agustus 2022 | 00:39 WIB

Serangan Siber Makin Marak, Palo Alto Networks Luncurkan Nebula

BACA JUGA

ads-custom-1

FinTechnesia.com | Palo Alto Networks, penyedia teknologi firewall meluncurkan Nebula, pembaruan terkini PAN-OS. Nebula mendeteksi serangan siber zero-day atau tidak dikenal, yang dapat mengganggu jalannya bisnis.

Untuk pertama kalinya di industri keamanan jaringan, PAN-OS® 10.2 Nebula memiliki kemampuan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan mengidentifikasi potensi ancaman zero-day secara real time menggunakan inline deep learning.

Hal ini meningkatkan kecepatan pencegahan serangan menjadi enam kali lebih cepat. Dan tingkat deteksi ancaman menjadi 48% lebih tinggi, melebihi apa yang pernah tersedia sebelumnya.

Selain itu, Nebula juga memperkenalkan beberapa layanan baru. Seperti AIOps – layanan keamanan kesepuluh Palo Alto Networks – dan Advanced Threat Prevention, serta pembaruan layanan Advanced URL Filtering, DNS Security, IoT Security, dan layanan keamanan lain.

“Di masa lalu, serangan siber nation-state masih jarang dan dianggap sangat canggih. Namun saat ini, pelaku berbagai jenis serangan siber memiliki kemampuan luar biasa, sehingga setiap organisasi perlu menyiapkan diri seakan-akan mereka adalah target serangan setingkat nation-state,” kata Lee Klarich, Chief Product Officer, Palo Alto Networks, pekan lalu.

“Seiring dengan percepatan transformasi digital di Indonesia, jumlah dan skala serangan siber di berbagai industri juga meningkat,” kata Adi Rusli, Country Manager Indonesia, Palo Alto Networks.

Pada tahun 2021 saja, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melaporkan terjadi lebih dari 1,6 miliar serangan siber. “karena itu, sangat penting bagi perusahaan untuk menyadari pentingnya perlindungan bagi organisasi mereka melalui alat keamanan jaringan terkini, dengan kemampuan yang melebihi kapabilitas para penyerang siber,” lanjut Adi. (eko)

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER