Jumat, 1 Juli 2022 | 20:46 WIB

Hypefast Tunjuk Mantan Eksekutif Bukalapak Sebagai CTO

BACA JUGA

ads-custom-1

FInTechnesia.com | Hypefast mengumumkan penunjukkan Mohammed Alabsi sebagai Chief Technology Officer (CTO). Mantan Senior VP of Engineering di Bukalapak ini akan bergabung dengan jajaran tim senior leadership. Ia mengelola tim teknologi house of eCommerce native brand , khususnya dalam pengembangan teknologi guna membangun tech-driven ekosistem ritel terpadu.

“Pengalaman Mohammed yang beragam di bidang teknologi membuat dia sangat pas dan tepat mendorong inovasi di Hypefast. Saat ini tengah berfokus untuk mempercepat tech-driven ekosistem ritel, serta menghadirkan solusi untuk para eCommerce native brand,” ungkap Achmad Alkatiri, Founder dan CEO Hypefast, belum lama ini.

Achmad menambahkan, pengalaman dari Mohammed, digabungkan dengan timi ritel dan e-commerce, akan memperkuat investasi berkesinambungan Hypefast di jajaran tim leadership.

“Srta semakin memperkuat komitmen Hypefast dalam mendorong percepatan pertumbuhan eCommerce native brand di Asia Tenggara,” kata Achmad.

Mohammed Alabsi merupakan pemimpin teknologi, dengan pengalaman lebih 17 tahun di industri teknologi di Amerika, Asia dan Timur Tengah. Rekam jejak dari kinerjanya adalah membangun layanan AWS yang mendukung infrastruktur dari jutaan perusahaan teknologi di penjuru dunia. Mohammed juga merupakan anggota pendiri dari bisnis periklanan dan B2B e-ommerce dari Amazon.

Mohammed mengatakan, kesempatan membangun serta mempercepat inovasi teknologi di Hypefast menarik perhatiannya. Khususnya gagasan membangun solusi berbasis teknologi yang sangat relevan bagi eCommerce native brands di Asia Tenggara.

Gagasan ini tercetus berdasarkan masalah dan tantangan nyata yang dihadapi brand, saat tim membantu mengelola brand yang ada di dalam portofolio. “Kami ingin memanfaatkan ini untuk menghadirkan terobosan dan inovasi serta solusi yang efektif untuk para brand,” kata Mohammed.

Tahun lalu, Hypefast berhasil membukukan pendapatan tahunan hampir US$100 juta d dari 25 brand portfolio. Tidak termasuk brand dengan term sheet. Hypefast juga berencana untuk mempercepat ekspansi regional tahun ini,

Hingga saat ini, Hypefast telah mendapatkan pendanaan lebih dari US$ 60 juta. Gabungan dari ekuitas dan utang dari top investor di Asia Tenggara dan global investor. (ari)

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER