Jumat, 1 Juli 2022 | 21:28 WIB

Lollypop Gandeng StoryChopsticks Integrasikan Metode Pengajaran Bahasa Mandarin, Didukung Metaverse

BACA JUGA

ads-custom-1

FinTechnesia.com | Lollypop Preschool Bandung, mengintegrasikan metode pengajaran Bahasa Mandarin kreatif yang dikembangkan oleh StoryChopsticks  ke dalam kurikulumnya. Menyusul kerjasama antara lembaga pendidikan usia dini itu dengan StoryChopsticks, pengembang materi pembelajaran Bahasa Mandarin untuk anak usia sekolah yang berpusat di Singapura.

Penggunaan Bahasa Mandarin meningkat, maka Lollypop memfasilitasi dengan menyediakan lingkungan yang bernuansa Mandarin. Para murid usia dini didukung guru yang terlatih dalam metode dan praktek pendidikan (pedagogi) dari StoryChopsticks. Tujuan StoryChopsticks  merancang metode pembelajaran berdasarkan cerita (story-based learning) ini untuk memicu imajinasi anak-anak. Sekaligus menyalakan semangat mereka untuk berkreasi menggunakan Bahasa Mandarin.

“”Kami secara terus-menerus mengembangkan pendidikan holistik bagi anak usia dini. Kami juga menyadari pentingnya kemampuan berbahasa Mandarin di masa depan,” ucap Handy Cendrajaya, Owner Lollypop Preschool Bandung, dalam rilis yang diterima FinTechnesia, Kamis (12/5).

Yuanxin Sun, CEO StoryChopsticks, mengatakan, kerjasama kami dengan Lollypop Preschool memperkuat sistem pengajaran Bahasa Mandarin secara daring dan luring pada satu lingkungan yang jarang menggunakan bahasa tersebut.

“Murid-murid Lollypop Preschool kini dapat mempelajari Bahasa Mandarin di sekolahnya. Dan melanjutkannya bersama anak-anak lain di seluruh dunia secara online melalui metaverse,” lanjutnya. (nin)

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER