Jumat, 1 Juli 2022 | 21:33 WIB

Usai Pandemi, Produk-Produk Berbasis IoT Akan Semakin Bersemi

BACA JUGA

ads-custom-1

FinTechnesia.com | Pemulihan ekonomi pasca pandemi berampak positif bagi kinerja perusahaan-perusahaan yang menjual produk berbasis internet of things (IoT). Perlahan penjualan produk-produk tersebut terus menunjukkan perbaikan. Sejalan dengan mobilitas masyarakat yang kian meningkat.  

Alamsyah Cheung, CEO Fox Logger, salah satu pemain GPS tracker berbasis IoT mengakui, IoT di Indonesia memang masih terbilang dalam tahap awal. 

Kendati demikan, grafik penerapan dan penjualan produk-produknya terus meningkat, terutama tiga tahun terakhir. “Kalaupun sempat tertahan selama 2020-2021, itu karena besarnya pengaruh pandemi,” katanya, Senin (30/5).  

Menurut Alamsyah, performa positif produk-produk berbasis IoT tak terlepas dari tiga faktor utama. Pertama, meningkatnya peta cakupan (coverage) internet 4G di Tanah Air. 

Kedua, makin menjamurnya e-commerce di Tanah Air. Merebaknya kanal e-commerce, Terutama tumbuh suburnya digital marketplace, sangat mendukung distribusi produk-produk IoT ke pengguna, baik individual user maupun corporate user.  

Ketiga, tren penggunaan produk berbasis IoT yang kian menjadi kebutuhan hidup, alias lifestyle. Contohnya penggunaan kamera dashboard (dash cam). Pemanfaatan produk berbasis IoT ini sangat vital untuk menjaga keamanan pengemudi kendaraan bermotor. 

Begitu pun dengan gaya kehidupan lain seperti tren menghidupkan serta mematikan mobil melalui aplikasi ponsel yang juga terus menjamur.

Fitur-fitur yang selama ini didominasi produsen Eropa. Sekarang juga sudah ditawarkan produsen-produsen asal Korea dan China sehingga pemanfaatannya makin luas.  

“Alhasil, dalam lima tahun ke depan diyakini akan terjadi lonjakan signifikan untuk produk-produk berbasis IoT,” ujar Alamsyah. (kai)

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER