Minggu, 7 Agustus 2022 | 22:14 WIB

Di Tengah Kelangkaan Chip, Laba FIF Bertumbuh 58,65% Menjadi Rp 1,51 Triliun di Semester I 2022 

BACA JUGA

ads-custom-1

FinTechnesia.com | PT Federal International Finance (FIF) mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 58,65% pada semester I 2022. Yakni menjadi Rp 1,51 triliun ketimbang periode sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 949,27 miliar.

Penyaluran pembiayaan anak perusahaan PT Astra International Tbk di bidang pembiayaan ritel ini juga meningkat. Yakni menjadi Rp 15,5 triliun pada semester I tahun 2022. Tumbuh 0,6% dibanding periode yang sama tahun 2021 yang mencapai Rp 15,41 triliun.

Presiden Direktur FIF, Margono Tanuwijaya mengatakan, perekonomian Indonesia perlahan-lahan mulai bangkit dari keterpurukan pandemi Covid-19 berdampak kepada meningkatnya pembiayaan di sejumlah sektor.

Kelangkaan chip semikonduktor pada produksi sepeda motor berdampak kepada layanan pembiayaan sepeda motor baru kami. 

“Kendati demikian, kami tetap terus optimistis melihat kinerja lini bisnis lainnya yang menunjukkan pertumbuhan positif pada semester I tahun 2022 ini,” tutur Margono, Ahad (31/7).


PT FIF menyediakan lima layanan pembiayaan, yaitu FIFASTRA, DANASTRA, Spektra, FINATRA, dan Amitra. Untuk lini bisnis FIFASTRA, kelangkaan chip semikonduktor berdampak negatif pada kinerja pembiayaan sepeda motor Honda baru tersebut. 

Proses produksi tersebut tidak dapat mengimbangi permintaan masyarakat yang tinggi. Sehingga masyarakat harus terlebih dahulu melakukan pemesanan secara inden dengan jangka waktu yang lama. (jun)

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER