Sabtu, 1 Oktober 2022

Kenaikan DPK Menurun, Pertumbuhan Kredit Bank Per Juni 2022 Terus Meningkat

BACA JUGA

- Advertisement -

FinTechnesia.com | Perbankan semakin gencar menyalurkan kredit perbankan. Per Juni 2022 penyaluran kredit tumbuh sebesar 10,66% year on year (yoy). Lebih tinggi dari pertumbuhan Mei 2022 yang sebesar 9,03% yoy. 

Pertumbuhan kredit Juni 2022 merupakan pertumbuhan tertinggi sejak 2019. Akselerasi pertumbuhan kredit seiring peningkatan kualitas aset. 

Rasio kredit bermaslah (NPL) semua jenis pinjaman semakin membaik pada Juni 2022 sebesar 2,86%. Turun dibandingkan 3,04% pada Mei 2022. 

Secara year to date (ytd), pertumbuhan kredit selama 6M22 telah mencapai 7,08% ytd, meningkat signifikan dari Juni 2021 yang sebesar 1,83% ytd.

Baca juga: Penyaluran Kredit UMKM Perbankan Sentuh Rp 1.216 Triliun, Tumbuh 13,1%

Sementara pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) melambat menjadi 9,13% yoy. Turun dibandingkan 9,93% yoy pada Mei 2022. 

Walhasil, likuiditas yang sedikit lebih ketat. Tercermin dari posisi loan to deposit ratio (LDR) mencapai 81,2%. Dibandingkan 80% pada Mei 2022. 

Secara year to date (ytd), pertumbuhan DPK pada enam bulan pertama 2022 sebesar 1,64% ytd. Lebih rendah dibandingkan enam bulan pertama 2021 yang sebesar 4,52% ytd. 

Ke depan, tim riset Office of Chief Economist Bank Mandiri memperkirakan pertumbuhan kredit dan DPK akan terus membaik. 

“Kami memproyeksikan pertumbuhan kredit dan DPK pada tahun 2022 masing-masing 7,5% dan 8,0%. Kami melihat pemulihan ekonomi pasca pandemi akan berlanjut seiring dengan pelonggaran restriksi mobilitas, aktivitas dan konsumsi masyarakat meningkat. Sehingga akan meningkatkan permintaan kredit ke depan,” terang Office of Chief Economist Bank Mandiri, Kamis (4/8). (jun)

- Advertisement -
sidebar
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER