Sabtu, 1 Oktober 2022

Honda Perkenalkan Teknologi Hybrid, Transisi Menuju Elektrifikasi di Indonesia

BACA JUGA

- Advertisement -

FinTechnesia.com | Honda mengumumkan visi elektrifikasinya pada pembukaan ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022. Meliputi rencana memperkenalkan dua model e:HEV di Indonesia pada tahun 2023 mendatang.

Bagi Honda, teknologi hybrid yang digunakan model e:HEV akan menjadi jembatan transisi menuju elektrifikasi sepenuhnya di masa mendatang.

Honda juga mengumumkan akan terus memperkenalkan model-model elektrik lain di Indonesia dalam beberapa tahun mendatang. Termasuk model yang akan diproduksi secara lokal di Indonesia.

Rencana tersebut sejalan dengan target Honda mencapai netralitas karbon (zero carbon) untuk semua produk maupun aktivitas perusahan pada tahun 2050.

Honda menargetkan mencapai elektrifikasi 100% untuk semua model secara global pada tahun 2040. Mendukung langkah tersebut, Honda juga telah mengumumkan akan memperkenalkan setidaknya 30 model berbasis elektrik secara global hingga tahun 2030. Dengan total produksi menjadi 2 juta unit per tahun.

Baca juga: Honda Hadirkan e:HEV, N Series, Serta Mugen di Osaka Auto Messe 2022

Untuk mendukung hal tersebut, Honda menjalankan inisiatif e:Technology. Ini merupakan rencana elektrifikasi untuk tiga pilar produk Honda. Yaitu mobil, sepeda motor, dan power product.

Simbol “e:” mengacu pada “energy” dan “elektrifikasi” yang memberikan semangat (energize) untuk membuat hidup manusia lebih bahagia. Honda berusaha mewujudkannya dengan menciptakan teknologi elektrifikasi. Sekaligus meningkatkan efisiensi dan kebersihan dari mesin pembakaran internal saat ini.

Untuk produk mobil, teknologi hybrid atau disebut sebagai e:HEV merupakan pendorong utama Honda yang digunakan Honda saat ini untuk mencapai visi elektrifikasinya.

Direktur Sales Marketing & Business Innovation PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy mengatakan, bagi Honda, teknologi harus selalu mengikuti kebutuhan konsumen dan lingkungan.

“Sistem e:HEV Honda saat ini juga memiliki teknologi terdepan yang sangat efisien untuk mengurangi karbon, menghemat penggunaan energi. Namun tetap menyenangkan untuk dikendarai,” kata Billy, Senin (15/8).

Teknologi e:HEV merupakan sistem hybrid ramah lingkungan yang memberikan performa dan kenyamanan berkendara dari kecepatan rendah, menengah hingga maksimal. Teknologi e:HEV adalah sistem dengan tingkat kebebasan. Kedua motor dan mesin dapat beroperasi secara independen serta menghasilkan pengalaman berkendara yang efisien di berbagai situasi.

Baca juga: Honda Menghadirkan Varian All New Civic E:HEV Pertama Kali di Dunia

Sistem e:HEV mempunyai tiga mode berkendara. Secara otomatis akan berganti sesuai dengan kondisi pengendaraan dan beban mesin. Dalam kondisi berkendara normal dengan beban mesin rendah, sistem akan menggunakan mode EV. Hanya baterai yang menggerakan motor sehingga tidak ada bensin yang digunakan.

Saat mobil berakselerasi dengan lebih kuat, sistem akan menggunakan model hybrid. Mesin dan baterai bekerja bersamaan untuk menghasilkan keseimbangan antara tenaga dan efisiensi bahan bakar.

Saat berkendara dalam kecepatan tinggi, sistem akan menggunakan mode Engine Drive. Mesin secara penuh akan menggerakan roda untuk menghasilkan tenaga lebih besar sekaligus mengisi daya baterai secara bersamaan.

Muhammad Zuhdi, Service Technical & Warranty Senior Manager PT Honda Prospect Motor mengatakan, sistem e:HEV akan sangat mudah diterima oleh konsumen karena tidak terdapat banyak perbedaan baik dari cara berkendara maupun perawatan kendaraan.

“Namun sistem hybrid sudah dapat secara signifikan memberikan kontribusi terhadap efisiensi bahan bakar dan emisi yang lebih ramah lingkungan,” terang Zuhdi.

Untuk memperkenalkan teknologi e:HEV pada konsumen, Honda menampilkan dua model e:HEV di ajang GIIAS 2022. Yaitu Honda CR-V Hybrid dan Honda Accord Hybrid. (jun)

- Advertisement -
sidebar
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER