Sabtu, 1 Oktober 2022

LinkAja dan LinkAja Syariah Catat Pertumbuhan Pengguna QRIS

BACA JUGA

- Advertisement -

FinTechnesia.com | LinkAja telah mencatatkan peningkatan positif penguin Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). QRIS telah efektif dijalankan sejak tahun 2019. Dan menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan inklusi keuangan di Indonesia.

Sejalan dengan hal ini, para merchant, termasuk UMKM yang terdaftar di LinkAja telah mencatat peningkatan signifikan dalam penggunaan QRIS.

Peningkatan penggunaan QRIS pada aplikasi LinkAja dan LinkAja Syariah melalui tiga tolak ukur. Yaitu jumlah pengguna aktif, serta jumlah dan besaran transaksi.

Berdasarkan nilai transaksi QRIS melalui LinkAja, segmen ritel telah mencatat persentase peningkatan signifikan hingga 600% dari periode yang sama di tahun 2021. Peningkatan ini diikuti dengan bertambahnya jumlah pengguna merchant ritel. Melesat hingga 280%.

LinkAja Syariah juga telah berkontribusi positif dalam peningkatan transaksi QRIS. LinkAja Syariah telah menjadi salah satu layanan untuk transaksi ZISWAF (Zakat, Infaq/Sedekah dan Wakaf). Dan mencatatkan peningkatan jumlah transaksi hingga lebih dari 50%. Dari nilai transaksi meningkat pesat lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode sama di tahun lalu.

Baca juga: Dukung Subsidi Pertalite dan Solar Tepat Sasaran, LinkAja Jadi Penyedia Jasa Transaksi Keuangan di MyPertamina

Selain itu, LinkAja Syariah jberkolaborasi dengan Bank BTN Syariah. Kerjasama ini dalam memfasilitasi penyediaan QRIS untuk pembayaran cashless di merchant-merchant binaan mereka yang hingga saat ini telah berjumlah lebih dari 1.800.

Yogi Rizkian Bahar, Direktur Utama LinkAja menyatakan, pertumbuhan yang sangat signifikan dalam adopsi QRIS bagi pengguna LinkAja dan LinkAja Syariah menunjukan pertumbuhan yang sehat.

“Kami berharap, ke depan dapat terus berkontribusi positif terhadap pertumbuhan adopsi layanan keuangan digital,” kata Yogi, Kamis (18/8).

Merchant yang menunjukkan aktivitas penggunaan aplikasi LinkAja terbaik adalah food & beverage (F&B). Dengan jumlah transaksi tertinggi kedua setelah e-commerce.

LinkAja juga mengalami pertumbuhan yang cukup baik dari segi jumlah pengguna, jumlah transaksi dan nilai transaksi pada merchant hiburan, financial service, produk telekomunikasi, hingga transportasi.

Sementara, selain untuk segmen non-profit, LinkAja Syariah juga telah mengalami pertumbuhan yang sehat dan mencatatkan kenaikan yang signifikan untuk transaksi pada merchant transportasi, terutama kereta, ritel dan restoran. (nin)

- Advertisement -
sidebar
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER