Kamis, 8 Desember 2022

Hingga Juli 2022, Seluruh Sektor IKNB Mencatatkan Pertumbuhan

BACA JUGA

- Advertisement -

FinTechnesia.com | Industri keuangan non bank (IKNB) terus bertumbuh. “Penguatan pengawasan dan penyelesaian perusahaan bermasalah merupakan salah satu fokus utama OJK di bidang IKNB,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Nonbank (IKNB) OJK Ogi Prastomiyono 

Aset perusahaan asuransi komersial per Juli 2022 sebesar Rp 834,52 triliun. Naik Rp 64,67 triliun atau 8,4% year on year (yoy) dari posisi Juli 2021 sebesar Rp 769,85 triliun.

Secara agregat, investasi asuransi komersial per Juli 2022 tercatat naik sebesar Rp 40,32 triliun (6,79% YoY) ke posisi Rp634,07 triliun.

Akumulasi pendapatan premi perusahaan asuransi komersial periode Januari – Juli 2022 tumbuh sebesar Rp 630 miliar (0,38%) jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2021 hingga mencapai Rp166,3 triliun.

Sementara akumulasi klaim asuransi komersial pada periode Januari – Juli 2022 naik sebesar Rp8,94 triliun (8,27%), hingga mencapai Rp117,03 triliun.

Adapun rasio klaim terhadap premi asuransi komersial tercatat sebesar 70,38% dibandingkan posisi per Juli 2021 sebesar 65,25%.

Baca juga: Kondisi Keuangan IKNB Bervariasi, Cek Di Sini

Sementara itu, permodalan di sektor asuransi jiwa dan asuransi umum mencatatkan risk based capital (RBC) sebesar 493,85% dan 313,99%. Sehingga berada jauh di atas threshold minimum RBC sebesar 120%.

DI sektor pembiayaan, piutang pembiayaan sebelum dikurangi pencadangan meningkat Rp23,99 triliun (6,24% YoY). Piutang pembiayaan neto juga mengalami peningkatan sebesar Rp25,58 triliun (7,12% YoY). Piutang pembiayaan neto konvensional per Juli 2022 sebesar Rp367,67 triliun. 

Rasio pembiayaan bermasalah (NPF) gross perusahaan pembiayaan per Juli 2022 turun menjadi 2,72% dari 3,95% pada Juli 2021.

NPF net perusahaan pembiayaan juga mengalami penurunan menjadi 0,75% pada Juli 2022 dari 1,23% pada Juli 2021. Begitu pula pada gearing ratio perusahaan pembiayaan per Juli 2022 tercatat sebesar 1,98 kali atau jauh di bawah batas maksimum 10 kali.

Sementara, untuk sektor dana Pensiun, investasi dana pensiun tumbuh positif secara YoY sebesar 2,99%. Total nilai investasi dana pensiun per Juli 2022 mencapai Rp322,51 triliun.

Selain itu, fintech peer to peer (P2P) lending pada Juli 2022 terus mencatatkan pertumbuhan. Outstanding pembiayaan tumbuh sebesar 88,84% dibandingkan dengan Juli 2021 hingga mencapai Rp45,73 triliun. (jun)

- Advertisement -
sidebar
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER