Kamis, 8 Desember 2022

Indosat Ooredoo Hutchison Akan Terbitkan Obligasi dan Sukuk Senilai Rp 15 Triliun, Ini Detailnya

BACA JUGA

- Advertisement -

FinTechnesia.com | Indosat Ooredoo Hutchison menyelenggarakan investor gathering terkait Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi IV Indosat Tahap I Tahun 2022 dan Sukuk Ijarah IV Indosat Tahap I Tahun 2022. Keduanya dalam mata uang rupiah.

Dana hasil penerbitan keduanya, setelah dikurangi biaya penerbitan akan digunakan untuk membayar utang emiten berkode saham ISAT itu dan biaya hak penggunaan spektrum frekuensi radio dalam mata uang rupiah.

Total Penawaran Umum Berkelanjutan IV ISAT sebesar Rp 15 triliun. Terdiri dari Obligasi Berkelanjutan IV Indosat sebesar Rp 10,5 triliun dan Sukuk Ijarah IV Indosat sebesar Rp 4,5 triliun.

Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan IV Indosat Tahap I Tahun 2022, IOH bertujuan untuk menerbitkan obligasi hingga Rp 1,75 triliun. Dan sukuk ijarah hingga Rp 750 miliar. h proses book building selesai.

IOH memperoleh peringkat idAAA (Triple A) untuk Obligasi dan idAAA(sy) (Triple A Syariah) untuk Sukuk Ijarah dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO).

Proses book building mulai 14 September hingga 27 September 2022. Pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sekitar 17 Oktober 2022. Obligasi serta Sukuk Ijarah akan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 27 Oktober 2022.

Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha menyatakan, penerbitan obligasi dan sukuk ijarah merupakan bagian dari rencana jangka panjang memperbesar dan mendiversifikasi sumber pendanaan untuk mendukung pengembangan bisnis.

“Kami yakin hal ini akan memberikan dampak positif bagi perseroan di masa mendatang,” kata Vikram, Kamis (15/9). (kai)

- Advertisement -
sidebar
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER