Kamis, 8 Desember 2022

BRI Optimistis Bisa Menggaet Return Optimal, Efek Holding Ultra Mikro Terasa

BACA JUGA

- Advertisement -

FinTechnesia.com | Bank Rakyat Indonesia (BRI) optimistis dapat memberikan return optimal kepada pemegang saham terutama dari sisi dividen. Direktur Utama BRI, Sunarso mengungkapkan, BRI telah menyiapkan strategi menjaga pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

BRI memiliki sumber pertumbuhan baru melalui holding ultra mikro. Ekosistem ini tidak hanya akan mendorong penyaluran kredit, juga mendorong pertumbuhan ke arah liabilities. Seperti CASA serta penjualan produk cross selling.

Sunarso menambahkan, satu tahun setelah terbentuk holding ultra mikro pada
pertengahan September 2021 lalu, BRI sebagai induk, bersama PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terbukti berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat inklusi keuangan.

Hingga akhir Agustus 2022 jumlah nasabah yang diintegrasikan ketiga entitas holding ultra mikro telah mencapai 23,5 juta. Dengan total outstanding pembiayaan mencapai Rp 183,9 triliun.

“Tak hanya dari sisi pembiayaan, hingga Agustus 2022 integrasi layanan ketiga entitas atau co-location melalui Gerai Senyum sudah mencapai 1.003 lokasi, dari target awal sebanyak 978 lokasi,” jelas Sunarso, pekan lalu.

Baca juga: BRI Mencetak Lonjakan Laba Hampir 100% Menjadi Rp 24,88 Triliun

BRI berhasil menaikkelaskan 1,8 juta nasabah kredit usaha Rakyat (KUR) Mikro ke Komersial di tahun 2021/ Dan di tahun 2022 diprediksikan nasabah yang berhasil dinaikkelaskan mencapai 2,2 juta nasabah.

BRI memiliki modal yang cukup untuk mendukung pertumbuhan bisnis
ke depan. Hingga akhir Juni 2022 CAR BRI berada diatas rata-rata industri atau di kisaran 25%.

Kekuatan utama BRI di antaranya jaringan fisik yang tersebar luas di seluruh Indonesia dengan dukungan lebih dari 8.800 jaringan kantor, 220.000 jaringan e-channel dan 560.000 Agen BRILink, 37.000 loan officer yang juga berperan sebagai financial advisor bagi nasabah serta digital capabilities BRI dengan dukungan digital business process seperti BRISPOT.

Layanan digital banking BRI juga terus dikembangkan. Ssalah satu layanan unggulan digital banking BRI adalah Super Apps BRImo. Hingga akhir Agustus 2022 tercatat pengguna BRImo sudah tembus 20 juta. Dengan volume transaksi mencapai Rp1.567 triliun atau tumbuh 117% yoy.

BRI memiliki potensi untuk membagikan dividen payout ratio lebih tinggi dari kondisi normal. S\ebagai contoh tahun 2022, BRI membayarkan 85% dari laba bersih tahun 2021 kepada shareholders sebagai dividen. (jun)

- Advertisement -
sidebar
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER