Senin, 5 Desember 2022

Luncurkan Metaverse, DBS Menggandeng The Sandbox

BACA JUGA

- Advertisement -

FinTechnesia.com | DBS Bank Ltd menggandeng The Sandbox, perusahaan virtual game dan anak perusahaan Animoca Brands. Keduanya menciptakan DBS BetterWorld, sebuah metaverse interaktif.

Kemitraan ini menjadikan DBS sebagai perusahaan Singapura pertama yang menjalin kerja sama dengan The Sandbox dan bank pertama di Singapura yang terjun ke dunia metaverse. 

Langkah ini juga menandai tonggak pencapaian baru dalam perjalanan DBS yang terus mengeksplorasi potensi peluang Web 3.0 atau internet generasi ketiga sebagai bentuk kontribusi bank dalam menciptakan dunia yang lebih baik bagi nasabah dan khalayak yang lebih luas.

Dalam kerja sama ini, DBS akan mengakuisisi lahan berukuran 3×3 LAND – unit real estate virtual di metaverse The Sandbox – yang akan dikembangkan dengan elemen imersif.

CEO DBS, Piyush Gupta mengatakan, satu dekade terakhir, perubahan terbesar di industri jasa keuangan dikatalisasi oleh kemajuan digital. Beberapa dekade mendatang, didorong oleh teknologi baru seperti artificial intelligence dan blockchain, perubahan tersebut berpotensi menjadi lebih besar. 

Teknologi metaverse, yang masih berkembang, juga dapat secara mendasar mengubah cara bank berinteraksi dengan nasabah dan masyarakat. Mengingat perubahan terjadi dengan cepat, bereksperimen sambil belajar memungkinkan kami untuk menguji potensi berbagai teknologi dengan sebaik-baiknya. 

Baca juga: DBS Catat Kenaikan Dana Kelolaan Private Client Hingga 18% dan Bagikan Tips Hadapi Inflasi Tinggi

“Kemitraan kami dengan The Sandbox dan Animoca Brands menandai awal dari kolaborasi yang menarik di mana kami berupaya melampaui batasan-batasan dari apa yang dapat dilakukan dimetaverse. Kami juga berharap dapat memanfaatkan ini sebagai platforminovatif tambahan untuk menyebarkan informasi tentang isu-isu environmental, social, and governance(ESG) yang penting dan untuk menyoroti komunitas dan mitra yang melakukan peranannya dalam mengatasi permasalahan tersebut,” terang Piyush, pekan lalu.

CEO DBS Hong Kong, Sebastian Paredes mengatakan, metaverse menghadirkan peluang yang menarik memperbarui gaya hidup, cara bekerja, dan cara kita berinteraksi dengan sesama. DBS mulai menjajaki bidang ini dan para ahli teknologi muda diberikan kebebasan untuk mengembangkan konsep eksperimental di dunia metaverse. 

Melalui kolaborasi ini, tercipta kesempatan bagi talenta-talenta muda untuk terlibat lebih jauh dalam mengembangkan penggunaan The Sandbox yang menarik dan bermanfaat. “Hal ini juga berkontribusi dalam upaya kami untuk memelihara talenta di bidang teknologi pada generasi selanjutnya yang pada akhirnya akan membawa DBS untuk menggunakan teknologi baru yang akan menjadi masa depan perbankan,” terang Sebastian. (jun)

- Advertisement -
sidebar
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER