Jumat, 9 Desember 2022

LPEI Beri Dukungan UMKM Berorientasi Ekspor 

BACA JUGA

- Advertisement -

FinTechnesia.com | Sebagai negara yang kaya dengan sumber daya alam, Indonesia memiliki potensi ekspor yang besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, total ekspor Indonesia tahun 2021 mencapai US$ 231,6 miliar. Naik 41,92% dibandingkan periode yang sama pada 2020 sebesar US$ 163,2 miliar. 

Sementara itu, secara kumulatif Januari-Juli 2022, total ekspor Indonesia berhasil menembus USD166,7 miliar. Tumbuh 36,3% secara year on year.

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank menjalankan mandat dari UU No. 2 tahun 2009 yang merupakan special mission vehicle (SMV) Kementerian Keuangan. LPEI mendukung program ekspor nasional melalui pembiayaan, penjaminan, asuransi ekspor dan jasa konsultasi.

Baca juga: Gandeng LPEI, Standard Chartered Bank Dukung Pemulihan Ekonomi

LPEI juga turut serta dalam mendukung upaya pemerintah melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional melalui layanan finansial dan non finansial kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) berorientasi ekspor. Tahun 2022, total UMKM yang telah mendapatkan penyaluran pembiayaan dari LPEI mencapai 224 pelaku usaha hingga Agustus.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas UMKM menembus pasar ekspor dengan layanan satu pintu mulai dari pelatihan, pendampingan, pembiayaan dan asuransi. Dengan seluruh layanan tersebut diharapkan para pelaku UMKM nasional bisa bersaing di pasar global,” ujar Gerald S. Grisanto, Kepala Divisi Jasa Konsultasi LPEI, pekan lalu.

Langkah LPEI juga mempermudah UMKM memperluas pasar ekspor melalui kegiatan business matching sebanyak 5 (lima) kali berkolaborasi dengan FTA Center – Export Center kementerian perdagangan di Canberra, Australia – Jeddah, Arab Saudi – Lagos, Nigeria, Busan – Korea Selatan, dan London – Inggris. (jun)

- Advertisement -
sidebar
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER