Kamis, 8 Desember 2022

Tingkatkan Inklusi Keuangan, Bank Mandiri Gandeng Qoala dan Ayoconnect 

BACA JUGA

- Advertisement -

FinTechnesia.com | Bank Mandiri terus mendorong peningkatan inklusi keuangan. Salah satunya dengan sinergi Mandiri Group dalam mendukung pengembangan perusahaan rintisan atau startup di Indonesia.

Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi menjelaskan, Mandiri Group melalui PT Mandiri Capital Indonesia (MCI) terlibat secara langsung. “Hal ini bagian transformasi digital Bank Mandiri memperluas ekosistem digital yang diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik serta nilai lebih kepada masyarakat,” ujarnya, Senin (26/9).

Kolaborasi terbaru MCI melalui penandatanganan memorandum of understanding (MoU) Bank Mandiri dengan perusahaan insurtech Qoala.

Co Founder dan COO Qoala, Tommy Martin mengatakan, hal ini upaya Bank Mandiri dan Qoala bersinergi mengembangkan produk dan layanan yang memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Indonesia.

Kolaborasi di antaranya adalah implementasi produk asuransi di ekosistem Bank Mandiri yang memungkinkan nasabah memperoleh produk asuransi dengan lebih mudah dan terjangkau. 

“Qoala beserta Bank Mandiri akan saling mendukung dalam kolaborasi ini selaku mitra,” ujar Tommy.

Baca juga: Bank Mandiri Terus Hadirkan Fitur dan Layanan Digital di 2022

Qoala sebagai perusahaan insurtech, bekerja sama dengan pialang asuransi PT Mitra Jasa Pratama dan lebih dari 30 perusahaan asuransi.

Selain itu Bank Mandiri bersama Ayoconnect, platform open finance menandatangani perjanjian kerjasama dengan Icon+.

Kerjasama mencakup biller sharing dan metode pembayaran menggunakan virtual account Mandiri Virtual Account. 

Kolaborasi ini memungkinkan keduanya mengintegrasikan 300 lebih produk digital dan lebih dari 1.000 perusahaan penyedia tagihan. Dan membantu belasan juta nasabah pengguna aplikasi Livin’ by Mandiri di penjuru Indonesia.

Sinergi mengintegrasikan sistem antara bisnis non-perbankan dengan bank.

Ari Rahmat Indra Cahyadi, Direktur Utama PLN ICON+ mengatakan, tingkat penetrasi internet di Indonesia tahun 2022 mencapai 77,02% dengan lebih dari 210 juta masyarakat terkoneksi internet. Namun, 75% dari total pengguna tercatat belum memasang jaringan fixed broadband di rumah. 

“Kerja sama Ayoconnect dan ICON+ tidak hanya untuk memperluas jaringan fixed broadband yang andal dan cepat, namun meningkatkan pengalaman melakukan transaksi digital,” terang Ari.

Di samping itu, Mandiri Capital Indonesia (MCI), selaku anak perusahaan Bank Mandiri yang menjadi perpanjangan tangan Bank Mandiri dalam berinvestasi ke startup, juga berperan penting dalam terbentuknya kerja sama ini. MCI bertindak sebagai penghubung atau jembatan Bank Mandiri, Qoala dan Ayo Connect. (iwa)

- Advertisement -
sidebar
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER